pro1.id, BANJARBARU – Dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar Deklarasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bersama komunitas driver online se-Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (13/10/2025).
Acara ini dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kabinda Kalsel, Irwasda, para Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, serta perwakilan dari Gojek, Grab, Shopee Food, Maxim, dan komunitas Driver Online Kalsel Bersatu. Sekitar 500 pengemudi ojol turut mengikuti kegiatan tersebut.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa deklarasi ini merupakan wujud kolaborasi Polri dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
“Deklarasi ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan antara Polri dan mitra driver online dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda dalam sambutan yang disampaikan melalui Kabid Humas.
Irjen Rosyanto menuturkan, kondisi kamtibmas di Kalimantan Selatan hingga saat ini tergolong aman dan kondusif. Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online, yang turut menjaga ketertiban di jalan raya.
“Alhamdulillah, angka kejahatan dan kecelakaan lalu lintas menurun signifikan, bahkan kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia turun hingga 35 persen. Ini capaian yang harus kita pertahankan bersama,” tegasnya.
Sebagai simbol komitmen bersama, peserta deklarasi membacakan lima poin kesepakatan, antara lain:
-
Siap bekerja sama dengan Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas.
-
Taat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.
-
Mendukung budaya tertib berlalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas.
-
Aktif memberikan informasi kepada Polri melalui layanan 110 bila menemukan tindak pidana.
-
Menolak tindakan main hakim sendiri serta menyerahkan penegakan hukum kepada pihak berwenang.
Selain deklarasi, kegiatan juga dirangkai dengan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan, berupa pembagian paket sembako, pemeriksaan kesehatan, serta kegiatan donor darah yang diikuti oleh para peserta.









