Banjarbaru Tetapkan Wajib Belajar 13 Tahun, Perkuat Literasi Digital dan Pendidikan Berbasis Karakter

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 17:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memperluas akses pendidikan diwujudkan melalui peluncuran program wajib belajar 13 tahun, yang dicanangkan bersamaan dengan kegiatan Gebyar Kesetaraan 2025, Selasa (21/10/2025) di Aula Widyatama, Kantor Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru.

Kegiatan yang mengangkat tema “Kesalehan Literasi Digital Membangun Peradaban” ini menjadi upaya nyata pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menanamkan nilai-nilai moral sejak dini.

Dorongan untuk Pemerataan Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Sutoyo, menuturkan bahwa Gebyar Kesetaraan tahun ini difokuskan pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pendidikan non-formal, khususnya bagi warga yang belum menamatkan sekolah.

“Pencanangan wajib belajar 13 tahun ini mencakup satu tahun PAUD dan dua belas tahun pendidikan dasar-menengah. Langkah ini merupakan strategi untuk mengurangi angka anak tidak sekolah (ATS) dan memastikan mereka mendapatkan layanan pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga :  Menuju Ajang Nasional: Yusfi Cup VI Diharapkan Jadi Langkah Awal Prestasi Karate Kalsel

Ia menyebut, Banjarbaru saat ini memiliki tujuh PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) yang aktif, dengan hampir 4.000 peserta belajar, dan sebagian besar di antaranya adalah santri pesantren. Program ini juga disertai kegiatan tes kompetensi akademik untuk peserta Paket C, sebagai bentuk evaluasi pendidikan kesetaraan.

Selain membuka akses bagi warga belajar, Dinas Pendidikan juga mulai mengarahkan metode pembelajaran berbasis digital dengan tetap mempertahankan nilai-nilai keagamaan.
“Digitalisasi pendidikan penting untuk menyesuaikan zaman, tapi karakter dan kesalehan tetap menjadi pondasi utama,” ujarnya.

Wali Kota: Pendidikan Harus Menjangkau Semua Kalangan

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kebijakan wajib belajar 13 tahun merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi seluruh warga kota.

Baca Juga :  Dua Hari Pencarian, Perempuan di Aluh-Aluh Kecil Ditemukan Meninggal Usai Terjatuh Saat Mencari Ikan

Menurutnya, pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting sebagai tahap awal pembentukan karakter dan kesiapan belajar anak.

“Sebelum memasuki jenjang sekolah dasar, anak harus dibekali nilai moral, kemandirian, dan rasa ingin tahu yang kuat. Itu sebabnya kita masukkan PAUD dalam kebijakan wajib belajar 13 tahun,” terangnya.

Erna Lisa juga menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses memperoleh pengetahuan, melainkan sarana membentuk kepribadian dan kemampuan sosial generasi muda.

“Kita ingin sekolah menjadi tempat anak-anak tumbuh cerdas, kreatif, dan berakhlak. Pendidikan yang baik harus menumbuhkan karakter, bukan hanya kemampuan akademik,” tegasnya.

Melalui program ini, Pemkot Banjarbaru berharap seluruh elemen masyarakat — baik lembaga pendidikan, pesantren, maupun orang tua — dapat bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkarakter, dan selaras dengan perkembangan teknologi digital.

 

Berita Terkait

Pemko Banjarbaru Dukung Pembangunan Stadion Internasional, Dinilai Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Warung Makan Cobek Ireng Banjarbaru Terbakar, Api Diduga Berasal dari Bagian Dapur
Wali Kota Banjarbaru Lantik 112 Pejabat, Tiga Kepala Dinas Baru Resmi Bertugas
Satpol PP Banjarbaru Tertibkan Kafe yang Tetap Buka Pagi Saat Ramadan
Pria Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Barbershop Banjarbaru, Polisi Lakukan Penyelidikan
Family Support Group : Kolaborasi YPR Kobra Kalsel dan Sentra Budi Luhur, Kuatkan Peran Keluarga dalam Pemulihan Residen
Polda Kalsel Sosialisasikan QR Code Pengaduan Propam dan Berbagi Bukaan Kepada Komunitas Ojek Online
Rangka Safari Ramadan, Wali Kota Banjarbaru Berikan Bantuan Sembako Pribadi kepada Warga di Kecamatan Banjarbaru Utara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:20 WITA

Pemko Banjarbaru Dukung Pembangunan Stadion Internasional, Dinilai Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:13 WITA

Warung Makan Cobek Ireng Banjarbaru Terbakar, Api Diduga Berasal dari Bagian Dapur

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:20 WITA

Wali Kota Banjarbaru Lantik 112 Pejabat, Tiga Kepala Dinas Baru Resmi Bertugas

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:55 WITA

Satpol PP Banjarbaru Tertibkan Kafe yang Tetap Buka Pagi Saat Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:58 WITA

Pria Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Barbershop Banjarbaru, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

TNI Siap Bersinergi Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Intan 2026

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:32 WITA

Kalimantan Selatan

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:26 WITA