Forum Bahtsul Masail di Martapura Angkat Isu Endorse Pelaku LGBTQ+ di Tengah Perayaan Hari Santri

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 21:34 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Banjar tidak hanya diisi dengan acara meriah, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi keagamaan yang serius. Salah satunya melalui gelaran Bahtsul Masail yang diadakan oleh Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) Banjar pada Kamis malam (23/10/2025) di area terbuka Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura.

Kegiatan yang dimulai usai salat Isya ini menjadi panggung diskusi mendalam seputar isu-isu kontemporer yang sedang ramai dibicarakan masyarakat. Tahun ini, salah satu pokok bahasan yang mencuri perhatian adalah fenomena endorsement yang melibatkan figur LGBTQ+ oleh sejumlah pelaku usaha di Kalimantan Selatan.

Isu Viral, Disorot dari Perspektif Ulama

Sejumlah UMKM dan jasa, termasuk agen perjalanan umrah, belakangan disebut-sebut menggunakan sosok LGBTQ+ sebagai bagian dari strategi promosi mereka di media sosial. Fenomena ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat, terutama terkait dampaknya terhadap moral publik.

Baca Juga :  Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura

Ketua pelaksana Hari Santri Banjar, Ainuddin, mengatakan bahwa isu ini dipilih karena urgensinya dalam konteks nilai keislaman dan kondisi sosial saat ini.

“Kami ingin membahas persoalan ini secara terbuka dan ilmiah, tapi tetap berlandaskan fikih. Ini bukan soal kebencian, tapi soal bagaimana umat menyikapi perubahan sosial dengan bijak sesuai tuntunan agama,” jelasnya.

Bukan Sekadar Diskusi, Tapi Panduan Sikap

LBMNU sebagai lembaga kajian hukum Islam di lingkungan NU, menurut Ainuddin, memiliki tanggung jawab untuk memberikan arahan moral dan hukum atas fenomena-fenomena seperti ini. Tujuannya, agar umat tidak terjebak pada sikap permisif terhadap praktik yang dianggap bertentangan dengan syariat.

“Hasil Bahtsul Masail ini nantinya diharapkan menjadi rujukan bersama. Terutama bagi pelaku usaha, agar lebih selektif dalam memilih mitra promosi,” lanjutnya.

Wadah Silaturahmi dan Kecerdasan Kolektif Santri

Selain membahas isu LGBTQ+, forum ini juga diisi dengan pembahasan berbagai persoalan lain yang relevan dengan kehidupan umat, khususnya yang berkaitan dengan praktik sosial di era digital. Suasana diskusi berjalan terbuka namun tetap dalam bingkai keilmuan dan adab pesantren.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Tingkatkan Keamanan Siber Lewat Sosialisasi Jaring Komunikasi Sandi

Bahtsul Masail menjadi bagian tak terpisahkan dari Hari Santri setiap tahunnya di Banjar, karena menghadirkan kekhasan tradisi intelektual pesantren yang menjawab tantangan zaman dengan dalil dan diskursus mendalam.

Dengan nuansa religius dan semangat kebangsaan yang mewarnai peringatan Hari Santri 2025, forum ini memperkuat posisi santri sebagai penjaga moral umat sekaligus agen pencerahan dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berubah.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA