pro1.id, JAKARTA – Kontingen Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan konsistensinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025. Setelah mencatatkan prestasi di sejumlah cabang olahraga, kini giliran cabang karate yang menambah daftar medali untuk Banua.

Tim karate Kalsel sukses meraih tiga medali—terdiri dari satu emas dan dua perunggu—dari nomor kumite putra dan putri yang berlangsung di Jakarta.
Pada hari pertama pertandingan, Muhammad Raffi Ramadan menyumbangkan medali perunggu dari kategori kumite putra. Capaian tersebut berlanjut di hari kedua, ketika Ayu Ambarwati tampil gemilang dan mempersembahkan medali emas di nomor kumite perseorangan putri, disusul Ervanda yang turut meraih perunggu.
Pelatih tim karate Kalsel, H. Fawahisah Mahabatan, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraih para atlet.
“Alhamdulillah, di hari pertama kita dapat satu perunggu atas nama Muhammad Raffi Ramadan. Hari kedua ditambah satu perunggu oleh Ervanda dan satu emas oleh Ayu Ambarwati. Ini hasil kerja keras semua pihak,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Fawahisah juga memberikan apresiasi khusus kepada Siti Mariana, pelatih sekaligus wasit nasional asal Kalsel, yang turut memberikan strategi jitu dalam pertandingan, termasuk dalam penggunaan kartu kiat pada laga final.
“Beliau sangat memahami bagaimana memanfaatkan peluang poin. Strategi yang diterapkan benar-benar membantu atlet di lapangan,” ungkapnya.
Meski telah mengantongi tiga medali, Fawahisah menegaskan perjuangan tim belum berakhir. Masih ada sejumlah nomor yang akan dipertandingkan, termasuk kumite beregu putra dan putri, serta kelas tunggal putri di bawah 42 kg.
“Partai beregu besok cukup bergengsi. Kami optimis, dengan kerja keras dan doa bersama, atlet Kalsel bisa kembali mempersembahkan medali,” ujarnya penuh harap.
Ia pun mengapresiasi dukungan penuh dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, serta perhatian dari Pemerintah Provinsi dan Gubernur Kalimantan Selatan yang terus memberikan motivasi kepada kontingen.
Sementara itu, Ayu Ambarwati, sang peraih emas, menceritakan perjuangannya menuju puncak podium.
“Latihan kami sangat intens, tiga kali sehari. Alhamdulillah, dari empat kali bertanding semua berjalan lancar dan bisa membawa pulang emas,” tuturnya.
Ayu berharap performa apiknya dapat berlanjut di pertandingan berikutnya.
“Mohon doa agar saya bisa kembali memberikan hasil terbaik untuk Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Dengan tambahan satu emas dan dua perunggu dari cabang karate, Kalimantan Selatan semakin mengukuhkan posisi di klasemen POPNAS XVII 2025 serta membuktikan bahwa olahraga pelajar Banua tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan di tingkat nasional.









