FKDM Kabupaten Paser Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial di Era Digital

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:58 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Paser menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) (Foto : MC Paser)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Paser menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) (Foto : MC Paser)

pro1.id, TANAH GROGOT – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Paser menggelar Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang melibatkan ratusan pengurus FKDM dari tingkat desa, kelurahan hingga kabupaten. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Lou Bappekat, Selasa (16/12/2025).

Rakor ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan mengangkat tema “Memperkuat Deteksi Dini dan Respons Cepat dalam Mengantisipasi Konflik Sosial di Era Digital”.

Dalam sambutan Bupati Paser yang dibacakan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Paser, Achmad Hartono, disampaikan bahwa rakor ini bertujuan menyatukan visi dan persepsi seluruh anggota FKDM agar peran kewaspadaan dini dapat berjalan lebih efektif.

“FKDM memiliki posisi strategis sebagai wadah komunikasi masyarakat untuk mendeteksi potensi ancaman keamanan, konflik sosial, hingga bencana sejak dini,” ujar Hartono.

Ia menegaskan, FKDM berfungsi menghimpun dan mengoordinasikan informasi dari masyarakat terkait berbagai potensi gangguan ketentraman dan ketertiban, kemudian menyampaikannya kepada pemerintah untuk dilakukan langkah pencegahan lebih awal.

Baca Juga :  Tekan Pengangguran, Pemkab Paser Gulirkan 13 Pelatihan Kejuruan Bersertifikat BNSP

“Peran FKDM sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Kondisi Paser yang relatif aman dan kondusif selama ini tidak lepas dari kontribusi aktif FKDM di lapangan,” katanya.

Menurut Hartono, tema rakor kali ini sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, di mana media sosial memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, baik secara positif maupun negatif.

“Di era digital, khususnya media sosial, potensi konflik bisa muncul dengan cepat. Karena itu, silaturahmi dan koordinasi antaranggota FKDM harus terus diperkuat agar memiliki pemahaman yang sama dalam mengawal pembangunan daerah,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran FKDM dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait potensi konflik serta langkah-langkah pencegahannya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Bakesbangpol Paser, Sudirman, menjelaskan bahwa pembentukan FKDM mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2019 yang telah diperbarui melalui Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah.

Baca Juga :  PERBASI Paser Fokus Bangun Mental dan Attitude Atlet Basket, Targetkan Tiga Medali Emas di Porprov Kaltim 2026

“Saat ini FKDM sudah terbentuk di seluruh wilayah Kabupaten Paser, yakni 139 desa dan 5 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan,” ungkap Sudirman.

Ia menambahkan, selain sebagai forum koordinasi, rakor ini juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi kegiatan serta menyusun rencana aksi dan penganggaran FKDM tahun 2026.

“Kegiatan ke depan akan difokuskan pada sosialisasi peraturan perundangan dan pelatihan anggota FKDM agar semakin responsif terhadap potensi ancaman,” jelasnya.

Melalui rakor ini, para peserta diharapkan memiliki kepekaan tinggi terhadap isu-isu kewaspadaan dini, termasuk dampak algoritma media sosial, penyebaran hoaks, konten negatif, serta informasi menyesatkan di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). (Sumber : MC PASER)

Berita Terkait

Paser Raih Terbaik 3 Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri di Tingkat Regional Kalimantan
Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram
Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit
Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis
Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi
PITTC 2026 Resmi Ditutup, Bupati Paser Apresiasi Atlet dan Panitia
Atlet Korea Selatan dan Jepang Jadi Magnet Paser International Table Tennis Championship 2026
Kotomi Omoda Menang Telak, Tunjukkan Dominasi di Paser International Table Tennis Championship 2026

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 23:54 WITA

Paser Raih Terbaik 3 Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri di Tingkat Regional Kalimantan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:03 WITA

Polsek Muara Samu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dengan Barang Bukti 11,56 Gram

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:39 WITA

Polri Bersama Warga Gotong Royong Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Long Ikis

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:51 WITA

Lapangan Pasar Malam Baru Sopang Dilanda Kebakaran, Damkar dan Polisi Bergerak ke Lokasi

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA