Sorotan Publik Berujung Pembatalan, Gubernur Kaltim Hentikan Rencana Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud (Foto : Akun Instagram Resmi H.Rudy Mas'ud)

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud (Foto : Akun Instagram Resmi H.Rudy Mas'ud)

pro1.id, KALTIM – Rencana pengadaan kendaraan dinas dengan nilai fantastis Rp8,5 miliar yang sempat memicu polemik akhirnya resmi dibatalkan. Rudy Mas’ud menyatakan keputusan tersebut diambil setelah mencermati respons dan kritik yang berkembang luas di tengah masyarakat.

Isu pengadaan mobil dinas itu sebelumnya ramai menjadi perbincangan nasional. Banyak warganet mempertanyakan urgensi anggaran bernilai miliaran rupiah tersebut, terutama di tengah berbagai kebutuhan prioritas publik.

Melalui pernyataan di akun media sosial pribadinya, Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memilih untuk tidak melanjutkan rencana tersebut.

Baca Juga :  FAJI Kalsel Salurkan Bantuan dan Edukasi Kebencanaan ke Warga Terdampak Banjir di Murung Mesjid dan Kampung Jawa

“Kami memutuskan untuk membatalkan mobil dinas Gubernur yang sebelumnya direncanakan. Keputusan ini diambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kalimantan Timur,” tulisnya.

Ia memastikan, pembatalan tersebut tidak akan berdampak pada jalannya roda pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menegaskan keputusan ini Insyaallah tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal dan fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Rudy juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas polemik yang terjadi.

Baca Juga :  Ratusan Siswa di Martapura Diduga Sakit Usai Konsumsi Makanan Program MBG, Satgas Jelaskan Temuan Awal

“Teriring permohonan maaf kami kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kalimantan Timur. Terima kasih atas masukan dan kritik yang membangun. Insyaallah itu menjadi energi bagi kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintahan yang sehat adalah pemerintahan yang mau mendengar, menerima masukan, dan berani mengambil keputusan berdasarkan kepentingan masyarakat luas.

Peristiwa ini kembali menunjukkan kuatnya pengaruh opini publik di era digital. Dalam hitungan jam, isu kebijakan dapat menjadi perhatian nasional, sekaligus menjadi pengingat pentingnya transparansi dan kepekaan dalam setiap pengambilan keputusan anggaran.

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia Tambah Armada di Balikpapan
Stok Beras di Kaltim Dipastikan Aman hingga Idulfitri
Pemprov Kaltim Targetkan Seluruh Desa Terkoneksi Internet Gratis pada Semester I 2026
Harga TBS Sawit di Kaltim Terus Menguat, Pekebun Diharapkan Makin Sejahtera
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:04 WITA

Mudik Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia Tambah Armada di Balikpapan

Senin, 9 Maret 2026 - 13:09 WITA

Stok Beras di Kaltim Dipastikan Aman hingga Idulfitri

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:40 WITA

Pemprov Kaltim Targetkan Seluruh Desa Terkoneksi Internet Gratis pada Semester I 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:35 WITA

Harga TBS Sawit di Kaltim Terus Menguat, Pekebun Diharapkan Makin Sejahtera

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WITA

Sorotan Publik Berujung Pembatalan, Gubernur Kaltim Hentikan Rencana Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Berita Terbaru

(FOTO : PPID PEMKAB PPU)

Kabupaten Penajam Paser Utara

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:14 WITA