pro1.id, KALTIM – Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Perisai Diri Kalimantan Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Ruang Wiek Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyusun arah pengembangan Perisai Diri di Benua Etam.
Rakerda dihadiri jajaran pengurus provinsi serta perwakilan pengurus cabang dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, di antaranya Balikpapan, Bontang, Kutai Timur, dan Kabupaten Paser.
Selain menjadi forum evaluasi program kerja yang telah berjalan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyusun agenda organisasi ke depan serta mempererat hubungan antarpengurus dan anggota dari berbagai daerah.
Ketua Kelatnas Perisai Diri Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa organisasi yang kuat harus dibangun melalui sistem kepengurusan yang solid dan kerja sama seluruh elemen organisasi.
Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak dapat bergantung pada satu individu, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama sesuai tugas dan fungsi masing-masing bidang.
“Jangan bersandar pada satu orang. Mari bersama-sama membangun organisasi yang bertumpu pada kepengurusan. Memang tidak mudah, tetapi itulah prinsip manajemen organisasi yang sehat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Faisal juga menekankan pentingnya penyusunan standar operasional prosedur (SOP) serta program kerja yang realistis dan terukur. Setiap bidang diharapkan mampu merancang program berdasarkan kebutuhan organisasi dan kemampuan yang dimiliki agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Kita harus memiliki tujuan yang jelas terlebih dahulu, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Setelah itu seluruh program kerja harus mendukung pencapaian tujuan tersebut. Jika tujuannya tidak ada, maka program yang dibuat akan kehilangan arah,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai Perisai Diri tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi olahraga semata. Organisasi pencak silat tersebut juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, peningkatan kemampuan bela diri, serta pelestarian nilai-nilai budaya bangsa.
Karena itu, Faisal mengajak seluruh pengurus untuk aktif mengenalkan Perisai Diri kepada masyarakat luas agar semakin banyak generasi muda yang tertarik bergabung dan mengembangkan potensi diri melalui pencak silat.
“Bagaimana kita bisa memperkenalkan Perisai Diri secara lebih luas kepada masyarakat. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai pengurus,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Rakerda ini, Kelatnas Perisai Diri Kalimantan Timur berkomitmen memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan anggota, serta menyusun program-program yang berkelanjutan guna mendukung kemajuan Perisai Diri di Kalimantan Timur.
Diharapkan hasil Rakerda dapat menjadi pedoman bersama dalam menjalankan roda organisasi sehingga Perisai Diri semakin berkembang, mampu mencetak atlet berprestasi, serta berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda di daerah.
Sumber : Portal Kaltim









