Gerakan Pangan Murah Banjarbaru, Harga Sembako Dipangkas Hingga Rp5 Ribu

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU –  Setiap kali Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar, pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan warga adalah: “Seberapa murah harga pangan yang ditawarkan?” Program Pemerintah Kota Banjarbaru ini memang menjadi daya tarik karena menjual bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Kepala DKP3 Banjarbaru, Abu Yajid Bustami, menjelaskan bahwa seluruh komoditas yang dijual telah mendapatkan subsidi dari pemerintah kota. Produk yang tersedia pun cukup beragam, mulai dari beras, cabai, sayuran, bawang, telur, ikan hingga daging. Pemkot juga bekerja sama dengan Bulog dalam menyalurkan beras SPHP.

Menurut Yajid, rata-rata subsidi yang diberikan sebesar Rp5.000 per kilogram.

Baca Juga :  DKPP Gelar Festival Kuliner Banjar Semarakkan Hari Jadi dan HUT RI

“Misalnya bawang merah di pasar Rp35 ribu per kilo, di sini hanya Rp30 ribu. Telur ayam pun harganya ditekan Rp5 ribu lebih murah. Bahkan daging sapi juga kami subsidi dengan pola serupa,” terangnya saat acara di Halaman Gedung Bina Satria, Kamis (25/9/2025).

Dengan mekanisme tersebut, warga bisa langsung merasakan harga yang lebih ringan tanpa prosedur tambahan. Subsidi dipotong langsung per komoditas, sehingga manfaatnya nyata di kantong masyarakat.

Selain membantu daya beli, GPM juga menjadi strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menekan inflasi. Program ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat agar GPM digelar rutin hingga akhir tahun.

Baca Juga :  Erna Lisa Halaby Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Banjarbaru, Siap Dorong Budaya Baca di Masyarakat

“Sesuai arahan Wali Kota, kegiatan ini akan menyentuh hingga tingkat kelurahan dan kecamatan di seluruh Banjarbaru,” jelas Yajid.

Antusiasme warga terlihat jelas. Nur, seorang ibu rumah tangga, mengaku terbantu dengan adanya harga subsidi.

“Saya beli telur dua kilo dan daging setengah kilo. Kalau di pasar pasti lebih mahal. Di sini lumayan bisa hemat,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Gerakan Pangan Murah di Banjarbaru tak hanya jadi solusi sesaat, tetapi juga wujud nyata komitmen pemerintah kota dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Safari Ramadan Hanura Kalsel di Banjarbaru, 350 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga
Safari Ramadan di Tanah Laut, Hanura Kalsel Serahkan Bantuan dan Jalin Silaturahmi dengan Warga
Jejak Sejarah Paser: Dari Kerajaan Sadurengas hingga Kabupaten Modern
Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU
Harga Ayam di Pasar Bauntung Banjarbaru Mulai Merangkak Naik Jelang Idulfitri
Harga Daging Sapi di Pasar Bauntung Banjarbaru Masih Bertahan di Rp160 Ribu per Kilogram
Penjualan Beras di Pasar Bauntung Banjarbaru Meningkat Jelang Pembayaran Zakat Fitrah
TPID Banjarbaru Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar hingga Ritel Modern Jelang Lebaran
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WITA

Safari Ramadan Hanura Kalsel di Banjarbaru, 350 Paket Sembako Disalurkan untuk Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:13 WITA

Safari Ramadan di Tanah Laut, Hanura Kalsel Serahkan Bantuan dan Jalin Silaturahmi dengan Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:25 WITA

Jejak Sejarah Paser: Dari Kerajaan Sadurengas hingga Kabupaten Modern

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:14 WITA

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:41 WITA

Harga Daging Sapi di Pasar Bauntung Banjarbaru Masih Bertahan di Rp160 Ribu per Kilogram

Berita Terbaru

(FOTO : PPID PEMKAB PPU)

Kabupaten Penajam Paser Utara

Rotasi Besar Pejabat Eselon II, Mudyat Noor Lantik 21 Pejabat Pemkab PPU

Sabtu, 14 Mar 2026 - 07:14 WITA