Dinas Perikanan Kotabaru Latih UMKM Ciptakan Produk Olahan Ikan Bernilai Ekonomi Tinggi

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:31 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KOTABARU – Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru menggelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan yang berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026, di Aula Kantor Dinas Perikanan Kotabaru. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP), Tim Penggerak PKK, serta 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari Gresik, Jawa Timur, yakni Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani, yang membagikan teknik pengolahan hasil perikanan menjadi produk inovatif dengan nilai jual lebih tinggi.

Peserta memperoleh materi sekaligus praktik pembuatan lima jenis produk olahan berbahan dasar ikan, meliputi bandeng cabut duri, mi dengan topping ikan bandeng, es krim ikan lele, cendolika ikan bandeng, serta sambal bandeng asap.

Baca Juga :  DPRD Kotabaru Sepakati Dua Raperda Menjadi Perda, Soroti Optimalisasi APBD dan Tata Kelola Desa

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru, Zaenal Arifin, S.STP., M.Si., berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk mengembangkan usaha mereka.

“Manfaatkan ilmu yang didapat selama pelatihan ini. Produk olahan berbahan dasar ikan lele maupun bandeng bisa dikembangkan menjadi usaha yang lebih bervariasi, memiliki nilai jual lebih tinggi, dan pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Zaenal.

Ia menambahkan, kreativitas menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk hasil perikanan.

“Kalau ikan diolah dengan cara yang menarik dan penuh inovasi, tentu nilai ekonominya akan jauh lebih tinggi dibanding dijual dalam bentuk biasa,” tambahnya.

Baca Juga :  450 Rider Ramaikan Trabas Explore Pulau Laut 2026, Promosikan Wisata Alam Kotabaru

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Perikanan berupaya meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM dalam mengolah komoditas perikanan menjadi produk bernilai tambah, sekaligus memperluas peluang pemasaran produk lokal.

Pelatihan juga diharapkan mampu melahirkan berbagai produk khas berbahan dasar ikan yang dapat menjadi identitas kuliner sekaligus oleh-oleh unggulan Kabupaten Kotabaru.

Setelah sesi pembukaan dan penyampaian materi, peserta langsung mengikuti praktik pembuatan berbagai produk olahan, di antaranya es krim ikan lele, mi ikan bandeng, hingga aneka olahan lainnya sebagai bekal untuk diterapkan dalam usaha masing-masing.

Berita Terkait

Diskominfo Kotabaru Perkuat Kemitraan Pers, Bahas Keberlanjutan Kerja Sama Media 2027
UMKM Banjarbaru Bidik Pasar Global Lewat Trade Expo Indonesia 2026
Pemkab Kotabaru Perkuat Pengawasan Jasa Konstruksi, Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 1 Tahun 2023
Wisuda XVIII Politeknik Kotabaru, 79 Lulusan Siap Berkompetisi di Dunia Kerja
Dua Raperda Kotabaru Masuki Tahap Penetapan, Pemkab Siapkan Aturan Teknis
RAPBD Kotabaru 2027 Dirancang Rp4,87 Triliun, Pemkab Dorong Anggaran Berdampak bagi Masyarakat
Cerita Kura-Kura dan Monyet, Cara Seru Anak TK Kenal Literasi di Kotabaru
Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Pemkab Kotabaru Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:36 WITA

Diskominfo Kotabaru Perkuat Kemitraan Pers, Bahas Keberlanjutan Kerja Sama Media 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:32 WITA

UMKM Banjarbaru Bidik Pasar Global Lewat Trade Expo Indonesia 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:22 WITA

Pemkab Kotabaru Perkuat Pengawasan Jasa Konstruksi, Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 1 Tahun 2023

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WITA

Wisuda XVIII Politeknik Kotabaru, 79 Lulusan Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:48 WITA

Dua Raperda Kotabaru Masuki Tahap Penetapan, Pemkab Siapkan Aturan Teknis

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA