pro1.id, MARTAPURA – Sebanyak 24 tim e-sports dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan ambil bagian dalam Turnamen E-Sport Bupati Banjar Cup yang resmi dimulai di Aula Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, Martapura, Sabtu (22/08/2026) sore.



Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Banjar tersebut digagas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar sebagai wadah kompetisi sekaligus penjaringan atlet potensial di cabang olahraga e-sports.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah, mengatakan ajang tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menemukan pemain-pemain berpotensi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.



“Kita berharap kegiatan ini berjalan lancar, peserta menjunjung tinggi sportivitas, dan semoga kita mendapatkan atlet-atlet potensial untuk bisa berbicara di tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga level nasional,” ujar Ikhwansyah.
Ketua panitia pelaksana yang juga Ketua E-Sports Indonesia (ESI) Kabupaten Banjar, Muhammad Rovie, menjelaskan kompetisi tahun ini diikuti sekitar 96 peserta yang terbagi dalam 24 tim.


Dua gim yang dipertandingkan adalah Free Fire dan Mobile Legends, yang masing-masing memiliki kompetisi dan perhitungan hadiah tersendiri.
“Untuk tahun ini ada 24 tim yang ikut serta, dengan total sekitar 96 peserta. Ada dua kategori gim yang dipertandingkan, yaitu Free Fire dan Mobile Legends,” jelas Rovie.

Dalam babak penyisihan, seluruh tim dibagi ke dalam Grup A dan Grup B. Masing-masing grup berisi 12 tim. Enam tim dengan performa terbaik dari setiap grup kemudian berhak melaju ke Grand Final, sehingga terdapat 12 tim yang akan bertarung memperebutkan posisi teratas.
Rovie mengatakan format tersebut dirancang agar peserta memiliki kesempatan bersaing secara kompetitif sekaligus memberikan ruang bagi tim terbaik untuk menunjukkan konsistensinya hingga babak akhir.

Untuk masing-masing kategori gim, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp3 juta. Juara pertama memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta, dan juara ketiga Rp500 ribu. Para pemenang juga mendapatkan trofi dan sertifikat.
Selain menjadi ajang perebutan hadiah, turnamen ini diharapkan mampu memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi komunitas e-sports di Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut sekaligus diarahkan menjadi bagian dari pembinaan untuk menemukan dan mengembangkan atlet daerah yang berpotensi berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.










