pro1.id, BANJARMASIN – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Tianxia Taiji Quan Indonesia (ATTI) resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan ATTI Kalimantan Selatan (Kalsel), mulai dari tingkat daerah, cabang hingga sasana. Pengukuhan berlangsung di Sekretariat KORMI Banjarmasin, Minggu (16/8/2026).



Kepengurusan yang dikukuhkan meliputi Dewan Pengurus Daerah (DPD) ATTI Kalsel, DPC Banjarmasin, DPC Kota Banjarbaru, DPC Kabupaten Banjar dan DPC Batola. Selain itu, turut dikukuhkan tiga Dewan Pengurus Sasana (DPS), yakni DPS Lima Naga Banjarmasin, DPS Soetji Nurani Banjarmasin dan DPS Tjia Lia Chen Kabupaten Banjar.

Ketua DPP ATTI, Laoshi Adi Setiago, mengatakan pengukuhan tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas pembinaan Taiji Quan di Kalimantan Selatan.



Menurutnya, keberadaan pengurus di berbagai tingkatan harus mampu mendorong Taiji Quan agar semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Komitmen kita harus bisa mengembangkan Taiji Quan yang bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan. Kita bertanggung jawab untuk mengembangkan, melestarikan dan memasyarakatkan Taiji Quan,” ujarnya.


Adi menjelaskan, Taiji Quan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menguasai gerakan. Di dalam latihannya juga terdapat nilai-nilai yang dapat membentuk karakter, seperti kesabaran, toleransi, ketenangan dan semangat juang.
Gerakan yang dilakukan secara lembut dan perlahan, kata dia, dapat melatih kesabaran serta toleransi. Sementara gerakan yang cepat dan kuat menjadi bagian dari latihan untuk membangun semangat dan daya juang.

Karena itu, ia berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan integritas serta mengutamakan pelayanan kepada anggota dan masyarakat.
“Jadilah teladan yang mempunyai integritas, kedisiplinan dan semangat kebersamaan. Utamakan pelayanan untuk masyarakat dan anggota,” pesannya.

Sementara itu, Ketua DPD ATTI Kalsel, Prita Anggraini, menyambut baik terbentuknya struktur kepengurusan mulai dari tingkat daerah hingga sasana. Menurutnya, struktur tersebut menjadi fondasi untuk membangun pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
“Dengan terbentuknya kepengurusan DPD, DPC dan sasana, kami berharap pembinaan Taiji di Kalimantan Selatan dapat berjalan semakin baik dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.
Prita menegaskan, jajaran pengurus tidak boleh berhenti pada pembentukan organisasi secara administratif. Keberadaan kepengurusan harus diikuti dengan program pembinaan yang konsisten serta mampu melahirkan prestasi.
“Jangan hanya membangun organisasi di atas kertas, tetapi mari kita buktikan melalui kerja nyata, pembinaan yang konsisten dan prestasi yang membanggakan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPC ATTI Kota Banjarbaru, Misry. Ia mengapresiasi dukungan DPP ATTI sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada jajaran pengurus di daerah untuk mengembangkan Taiji Quan di Kalsel.
Ia berharap kepengurusan yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memperkuat kolaborasi antar-pengurus.
“Semoga amanah yang diberikan dapat kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Ini menjadi langkah awal untuk bersama-sama mengembangkan Taiji Quan di Kalimantan Selatan agar semakin maju, berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan di tingkat DPD, DPC hingga DPS, ATTI Kalsel diharapkan memiliki fondasi organisasi yang semakin kuat untuk memperluas pembinaan, memperkenalkan manfaat Taiji Quan kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya atlet dan pegiat Taiji Quan yang berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.










