Gerakan Pangan Murah Digelar di Banjarbaru, Pemprov Kalsel Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Lebih Terjangkau Jelang Idulfitri

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dirangkai dengan bazar kebutuhan pokok bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruas Jalan Jenderal Sidirman Banjarbaru, Senin (16/3/2026).

Program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan Ramadan, sekaligus sebagai langkah menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi pemerintah serta berbagai mitra, di antaranya Bank Indonesia, PT Bangun Banua, serta beberapa dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel seperti Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat saat Ramadan.

Ia menjelaskan, periode Ramadan hingga menjelang Idulfitri biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat, baik untuk kebutuhan pangan maupun sandang. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga di pasaran.

Menurutnya, melalui bazar murah ini pemerintah ingin memberikan alternatif bagi masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani harga yang tinggi.

Baca Juga :  Wapres Gibran Tinjau Langsung Banjir Kalsel, Pastikan Negara Hadir untuk Warga Terdampak

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga kebutuhan selama Ramadan dapat terpenuhi,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga mengingatkan para pelaku usaha agar mematuhi ketentuan harga yang telah ditetapkan. Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja secara bijak agar tidak terjadi lonjakan permintaan yang dapat memicu kenaikan harga.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh pemerintah daerah.

“Kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah Banjarbaru, Martapura, serta daerah sekitarnya agar dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar,” ucapnya.

Dalam bazar tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga yang jauh lebih murah. Beberapa di antaranya seperti telur itik dan ikan patin yang ditawarkan dengan harga sekitar setengah dari harga pasar.

Baca Juga :  Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pinggir Jalan Gubernur Syarkawi

Selain penjualan bahan pangan murah, panitia juga menyalurkan sekitar 1.000 paket sembako gratis kepada masyarakat. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Bank Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 450 paket di antaranya disalurkan kepada anak yatim dan penyandang tunanetra sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Kegiatan bazar murah ini juga diikuti oleh pelaku usaha kecil dan UMKM yang menjual berbagai produk makanan maupun kebutuhan rumah tangga. Pemerintah berharap kehadiran UMKM dalam kegiatan ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh pemerintah provinsi.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat karena menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di daerah.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Berita Terkait

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi
PUPR Kalsel Sebut Proyek Stadion Internasional Banjarbaru Capai Rp1 Triliun, Target Groundbreaking 2026
DPRD Kalsel Dorong Kejelasan Proyek Riam Kiwa, Rakor Segera Digelar
Panen Eco Enzyme, Bhayangkari Polda Kalsel Perkuat Aksi Peduli Lingkungan
Disdikbud Kalsel Luruskan Kebijakan HP di Sekolah: Pembatasan untuk Disiplin, Bukan Larangan Total
Pemprov Kalsel Siapkan SMA Negeri 6 Banjarbaru, Jawab Lonjakan Siswa di Kawasan Bandara
Tugu 0 Kilometer Kalsel Masuk Tahap Akhir Penyempurnaan, PUPR Fokus Lighting dan Perbaikan Fasilitas
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Jaringan Diduga Terhubung Antarprovinsi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:48 WITA

Gerakan Pangan Murah Digelar di Banjarbaru, Pemprov Kalsel Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Lebih Terjangkau Jelang Idulfitri

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:26 WITA

Jelang Mudik Lebaran, PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Provinsi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:24 WITA

PUPR Kalsel Sebut Proyek Stadion Internasional Banjarbaru Capai Rp1 Triliun, Target Groundbreaking 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:51 WITA

DPRD Kalsel Dorong Kejelasan Proyek Riam Kiwa, Rakor Segera Digelar

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:22 WITA

Panen Eco Enzyme, Bhayangkari Polda Kalsel Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polsek Simpang Empat Bagikan Takjil Gratis kepada Pengguna Jalan

Senin, 16 Mar 2026 - 18:44 WITA