Panen Eco Enzyme, Bhayangkari Polda Kalsel Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan melaksanakan panen Eco Enzyme sebagai kelanjutan dari program nasional yang sebelumnya berhasil mencatatkan Rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.

Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan, Ny. Yennie Rosyanto Yudha, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan tindak lanjut dari gerakan yang diinisiasi Pengurus Pusat Bhayangkari pada November 2025.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat memanen Eco Enzyme. Kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi wujud keseriusan kita dalam menjaga lingkungan,” ujarnya pada Sabtu (28/2/2026).

Ia menerangkan, Eco Enzyme dibuat dari proses fermentasi limbah organik, seperti sisa bahan makanan dari dapur SPPG Polda Kalsel, yang diolah menjadi cairan serbaguna dengan berbagai manfaat.

Baca Juga :  Rokok Masih Jadi Beban Pengeluaran Terbesar Kedua Rumah Tangga di Banjar

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran untuk mengelola sampah secara lebih bijak dan bernilai guna.

“Melalui proses ini, limbah dapur yang sebelumnya terbuang kini bisa diubah menjadi produk yang bermanfaat. Ini hasil dari kebersamaan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Tak hanya berdampak positif bagi lingkungan, Yennie menambahkan bahwa Eco Enzyme juga berpeluang memberikan nilai ekonomi bagi anggota Bhayangkari.

Baca Juga :  Wapres Gibran Tinjau Langsung Banjir Kalsel, Pastikan Negara Hadir untuk Warga Terdampak

“Kami berharap ke depannya produk ini dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga menjadi sumber tambahan pendapatan, karena bisa dimanfaatkan sebagai antiseptik, pupuk, maupun produk turunan lainnya,” katanya.

Sementara itu, akademisi dari Pusat Studi Ecoenzyme Universitas Lambung Mangkurat, Dr. Dian Masita Dewi, menilai langkah yang dilakukan Bhayangkari sebagai inisiatif strategis dalam penanganan limbah berbasis masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan sinergi yang kuat dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah sekaligus memberikan manfaat sosial yang luas.

Reporter : Rofhal Akwan

Editor : Ervan Ariya

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar
Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan
Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi
Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru
Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang
Dugaan Pungli Perizinan Tambang Rp1,2 Miliar Diusut, ASN ESDM Kalsel Ditetapkan Tersangka
Adanya Penjagaan dan Pelayanan Mendadak Tutup, Ada Apa di Kantor Dinas ESDM Kalsel?
Operasi Antik Intan 2026, Polda Kalsel Ungkap Ratusan Kasus Narkoba dan Bongkar Jaringan Fredy Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:08 WITA

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:55 WITA

Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:49 WITA

Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang

Berita Terbaru