Bangkai Ikan Cemari Sungai Riam Kanan, Pemkab Banjar Distribusikan Air Bersih ke Permukiman Warga

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 04:57 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Kematian massal ikan di kawasan budidaya keramba jaring apung di aliran Sungai Riam Kanan kini tidak hanya berdampak pada sektor perikanan, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas masyarakat yang memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

Banyaknya bangkai ikan yang terbawa arus menyebabkan kualitas air menurun. Selain menimbulkan aroma tidak sedap, air sungai juga dinilai tidak lagi layak digunakan untuk mandi, mencuci, maupun keperluan rumah tangga lainnya.

Sejumlah warga di Desa Pingaran Ilir memilih menghentikan sementara penggunaan air sungai sambil menunggu kondisi kembali normal.

Salah seorang warga, Mariatul, mengatakan perubahan kondisi air mulai dirasakan sejak awal pekan. Menurutnya, air yang biasanya digunakan setiap hari kini mengeluarkan bau menyengat dan terasa berbeda saat digunakan.

“Biasanya kami memakai air sungai untuk mandi dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Sejak Senin air mulai berbau, dan ketika dipakai mandi terasa lengket di badan, jadi kami tidak berani lagi menggunakannya,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Baca Juga :  Dua Pekan Jelang Ramadan, Polres Banjar Ringkus 22 Tersangka Narkoba

Ia mengaku kebutuhan air bersih sementara dipenuhi melalui bantuan yang disalurkan pemerintah daerah bersama para relawan.

“Alhamdulillah sudah ada bantuan air bersih dari relawan pemadam dan hari ini juga datang mobil tangki dari pemerintah daerah,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar langsung melakukan penanganan dengan menyalurkan air bersih kepada warga terdampak sekaligus membersihkan bangkai ikan yang mengapung di sepanjang aliran Sungai Riam Kanan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, menjelaskan bahwa operasi penanganan dilakukan secara terpadu bersama sejumlah instansi terkait.

“Kondisi air sungai saat ini memang sudah tercemar akibat banyaknya bangkai ikan yang hanyut. Karena itu kami bersama BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan instansi lainnya melakukan pembersihan agar pencemaran tidak semakin meluas,” jelas Agus.

Baca Juga :  Mobil Pikap Bermuatan Buku Terbalik di Simpang Empat, Satu Orang Meninggal Dunia

Selain mengangkut bangkai ikan dari sungai, pemerintah juga mendistribusikan air bersih ke kawasan permukiman yang terdampak.

“Kami memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Mobil tangki terus beroperasi dan tandon air sudah ditempatkan di beberapa titik agar warga lebih mudah mendapatkan pasokan selama kualitas air belum pulih,” tambahnya.

Menurut Agus, pelayanan distribusi air bersih akan terus dilaksanakan hingga kondisi sungai kembali aman untuk dimanfaatkan masyarakat.

Peristiwa kematian ikan yang hampir selalu muncul saat musim kemarau ini kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Selain menimbulkan kerugian ekonomi bagi para pembudidaya ikan, dampaknya juga telah meluas terhadap kesehatan lingkungan dan aktivitas warga di sepanjang bantaran Sungai Riam Kanan.

Pemerintah Kabupaten Banjar menyatakan akan terus melakukan langkah penanganan bersama lintas instansi sembari mengkaji upaya jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Berita Terkait

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis
Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu
Pria di Karang Intan Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare
Bupati Banjar Siapkan Bantuan Perahu dan Peralatan, Dukung Atlet FAJI Berburu Prestasi Nasional
Cegah Kepadatan Pagi Hari, Kapolres Banjar Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Martapura

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:39 WITA

Dahan Pohon Menjuntai ke Jalan, DPRKPLH Banjar Lakukan Pemangkasan di Tambak Anyar Ulu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Pemkab dan Polres Banjar Serahkan Bantuan Alsintan, Dukung Target Tanam Jagung 150 Hektare

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA