Peringati Maulid Nabi, Pemkab Banjar Gelar Pasar Murah di 20 Desa

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:10 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJAR — Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar pasar murah di sejumlah wilayah sebagai bagian dari kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Program tersebut sekaligus menjadi upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga di daerah.

Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, pasar murah dilaksanakan di 10 kecamatan dengan masing-masing dua desa sebagai lokasi kegiatan. Secara keseluruhan, terdapat 20 desa yang menjadi sasaran program.

Kasi Promosi Perdagangan DKUMPP Kabupaten Banjar, Mahruji Hariyadi, mengatakan pelaksanaan pasar murah pada bulan Maulid Nabi menyesuaikan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Berbagai kegiatan Maulid yang digelar warga turut mendorong permintaan terhadap sejumlah bahan pokok.

“Bulan Maulid Nabi, banyak warga di kampung-kampung yang mengadakan kegiatan Maulid. Biasanya permintaan kebutuhan pokok meningkat dan harga agak naik. Jadi untuk membantu masyarakat di desa-desa, kita mengadakan pasar murah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli paket bahan pokok yang terdiri dari telur, minyak goreng, gula dan tepung. Paket yang memiliki harga normal sekitar Rp72 ribu diberikan subsidi pemerintah sebesar Rp20 ribu.

Baca Juga :  Jalan Santai dan Senam Meriahkan HUT RI ke-81 serta Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar di Keliling Benteng Ulu

Dengan adanya subsidi tersebut, masyarakat cukup membayar Rp52 ribu untuk mendapatkan satu paket sembako.

Mahruji menjelaskan subsidi diberikan sebesar Rp5 ribu untuk setiap jenis bahan pokok dalam paket. Namun, karena menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia, jumlah paket yang disiapkan dibatasi sebanyak 200 paket di setiap desa.

“Subsidi masing-masing item itu Rp5 ribu. Jadi total subsidinya Rp20 ribu. Karena keterbatasan anggaran, setiap desa kita siapkan 200 paket,” jelas Mahruji.

Menurutnya, program pasar murah diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat, terutama ketika kebutuhan bahan pokok meningkat selama bulan Maulid. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan pergerakan harga.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dalam pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Martapura Barat. Camat Martapura Barat Rabbani mengatakan program tersebut mendapat sambutan positif dari warga.

Baca Juga :  32 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Banjar, Dinkes Sebut Hoaks Hambat Imunisasi Anak

“Alhamdulillah, warga masyarakat antusias untuk melakukan pembelian. Dengan adanya pasar murah ini paling tidak bisa membantu warga yang membutuhkan, seperti gula, tepung, telur dan kebutuhan lainnya,” katanya.

Di Kecamatan Martapura Barat, terdapat dua titik pelaksanaan pasar murah. Salah satunya berada di Desa Hambuku, sementara lokasi lainnya dilaksanakan secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Rabbani berharap dukungan pemerintah melalui penyediaan sembako bersubsidi dapat terus ditingkatkan, khususnya dari sisi jumlah paket yang diberikan kepada masyarakat.

“Mungkin paketnya perlu diperbanyak, karena kebutuhan warga masyarakat cukup tinggi dan hampir semua warga ingin mendapatkan paket sembako ini,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan pasar murah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Pemkab Banjar berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan. Di sisi lain, program ini juga diharapkan dapat mendukung upaya menjaga kestabilan harga dan pengendalian inflasi di Kabupaten Banjar.

Berita Terkait

402 KPM di Keliling Benteng Ulu Terima 1.206 Karung Beras BPNT
Status Siaga Karhutla Banjar Berlaku hingga 30 September, Lahan Terdampak Capai 1.000 Hektare
Legalitas Tanah MBR Jadi Prioritas, 40 Warga Banjar Terima Sertifikat
Pemkab Banjar Respons Anak Mengamen di Lampu Merah Sekumpul, Penanganan Utamakan Perlindungan
Pantau Karhutla di Martapura, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Berlanjut hingga Pembasahan
Tiga Anak Dirawat di RSUD Ratu Zalecha, Kasus ISPA Meningkat pada Agustus
Perhiasan hingga Ponsel Hilang, Polisi Dalami Dugaan Perampokan Berujung Kematian Lansia di Martapura
Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah, Polisi Telusuri Barang yang Diduga Hilang

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:55 WITA

402 KPM di Keliling Benteng Ulu Terima 1.206 Karung Beras BPNT

Kamis, 3 September 2026 - 11:12 WITA

Status Siaga Karhutla Banjar Berlaku hingga 30 September, Lahan Terdampak Capai 1.000 Hektare

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WITA

Legalitas Tanah MBR Jadi Prioritas, 40 Warga Banjar Terima Sertifikat

Rabu, 2 September 2026 - 16:37 WITA

Pantau Karhutla di Martapura, Bupati Banjar Pastikan Penanganan Berlanjut hingga Pembasahan

Rabu, 2 September 2026 - 14:36 WITA

Tiga Anak Dirawat di RSUD Ratu Zalecha, Kasus ISPA Meningkat pada Agustus

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

402 KPM di Keliling Benteng Ulu Terima 1.206 Karung Beras BPNT

Kamis, 3 Sep 2026 - 11:55 WITA

Kabupaten Banjar

Legalitas Tanah MBR Jadi Prioritas, 40 Warga Banjar Terima Sertifikat

Rabu, 2 Sep 2026 - 17:30 WITA