32 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Banjar, Dinkes Sebut Hoaks Hambat Imunisasi Anak

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mencatat sebanyak 32 kasus suspek campak sejak Januari hingga Senin (9/3/2026). Temuan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus memperkuat upaya pencegahan, terutama melalui program imunisasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Banjar, Marzuki, mengatakan imunisasi merupakan langkah utama dalam mencegah penyebaran penyakit campak di masyarakat.

Menurutnya, program imunisasi terus digencarkan oleh pemerintah daerah. Namun di lapangan, petugas kesehatan masih menghadapi tantangan berupa penolakan dari sebagian orang tua yang enggan memberikan vaksin kepada anaknya.

“Terkait sebaran warga yang menolak imunisasi sebenarnya tidak ada daerah yang spesifik. Baik di daerah perdesaan maupun perkotaan itu sama saja, pasti ada orang-orang yang menolak. Jadi bukan cuma orang kota, di desa juga ada yang seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga :  SDN Tungkaran Wakili Kabupaten Banjar di Ajang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi

Marzuki menjelaskan, sebagian besar penolakan tersebut dipicu oleh beredarnya informasi yang tidak benar mengenai imunisasi. Menurutnya, misinformasi sering kali membuat masyarakat ragu terhadap manfaat vaksin bagi anak.

“Terkadang kita kalah cepat dengan penyebaran berita hoaks. Mereka seringkali lebih mempercayai hoaks, seperti isu bahwa imunisasi dapat menyebabkan efek samping buruk pada anak dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Luncurkan GeoLasting, Perkuat Komitmen Atasi Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Padahal, kata Marzuki, pemerintah telah menyediakan fasilitas imunisasi secara gratis bagi masyarakat. Selain itu, tenaga kesehatan juga aktif mendatangi desa-desa untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan layanan imunisasi.

“Pelaksanaan imunisasinya pun kami jemput bola, langsung dilakukan di desa-desa,” tambahnya.

Dinkes Banjar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dapat terus meningkat, sehingga risiko penyebaran campak di wilayah tersebut dapat ditekan.

Berita Terkait

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara
Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis
Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H
Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”
Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura
Tulisan “I Love Kabupaten Banjar” Rusak, Jadi Perhatian di Kawasan Guest House Sultan Sulaiman
Jalan Santai dan Senam Meriahkan HUT RI ke-81 serta Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar di Keliling Benteng Ulu
33 Tim Ramaikan Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:19 WITA

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:11 WITA

Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:58 WITA

Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA