BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi dengan Stakeholder Terkait Corporate Social Responsibility (CSR) pada Saat Bencana Masif Tahun 2026, di Aula BPBD Kabupaten Banjar, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan perusahaan, instansi pemerintah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana berskala besar yang dapat terjadi di Kabupaten Banjar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan Kabupaten Banjar memiliki wilayah yang luas dengan berbagai potensi kerawanan bencana, mulai dari banjir tahunan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga cuaca ekstrem yang dapat berdampak luas terhadap masyarakat.

Menurutnya, dalam menghadapi bencana berskala besar, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya penanggulangan bencana.

“Ketika terjadi bencana masif, keterbatasan sumber daya pemerintah tentu menjadi tantangan. Karena itu diperlukan dukungan seluruh potensi daerah, termasuk sektor dunia usaha melalui program CSR yang memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat terdampak,” ujarnya.

Baca Juga :  BPBD Banjar Gelar Apel Siaga Hadapi Potensi Bencana Musim Hujan 2025

Wasis menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut tidak hanya membahas aspek teknis penyaluran bantuan atau distribusi logistik saat terjadi bencana. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi sarana membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan para stakeholder.

Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana tidak hanya ditentukan oleh sistem dan prosedur yang telah disusun, tetapi juga oleh kuatnya hubungan antarlembaga yang memungkinkan koordinasi berjalan cepat dan efektif saat situasi darurat terjadi.

“Melalui silaturahmi seperti ini, kita dapat saling mengenal, memahami kapasitas masing-masing, serta membangun kepercayaan. Ketika bencana terjadi, koordinasi bisa dilakukan lebih cepat dan terarah,” katanya.

Ia menjelaskan, melalui forum tersebut BPBD juga berupaya memetakan berbagai potensi dukungan yang dimiliki perusahaan, baik berupa armada, logistik, sumber daya manusia, maupun bentuk bantuan lainnya yang dapat dimobilisasi saat keadaan darurat.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Dorong Kemitraan Berkelanjutan antara Perusahaan Besar dan UMKM Melalui Program Mitra Bungas

Dengan adanya koordinasi yang baik sejak dini, diharapkan penyaluran bantuan CSR saat terjadi bencana dapat lebih tepat sasaran, terintegrasi, dan menghindari tumpang tindih bantuan di lapangan.

“Kami ingin seluruh stakeholder menjadi satu keluarga besar yang siap bergerak bersama ketika terjadi bencana. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif demi keselamatan masyarakat Kabupaten Banjar,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wasis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan dan stakeholder yang telah hadir dan menunjukkan komitmen dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Banjar.

Menurutnya, partisipasi dunia usaha menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat dan merupakan bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Banjar yang tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana.

Melalui rapat koordinasi ini, BPBD Kabupaten Banjar berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh stakeholder dalam mendukung penanganan bencana masif serta mempercepat pemulihan masyarakat terdampak apabila bencana terjadi.

Berita Terkait

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan
Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Audisi Nanang Galuh Banjar 2026 Dibuka, Peserta Didorong Jadi Duta Edukasi dan Pariwisata
Komisi II DPRD Banjar M Zaini Dorong Hasil Panen Papuyu Disisihkan untuk Bibit dan Indukan
Panen Perdana Ikan Papuyu di Lok Baintan Luar, DKPP Banjar Dorong Transformasi Budidaya ke Kolam Bundar

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:33 WITA

Warga Gambut Heboh Minta Bantuan Tangkap Kuyang, DPKP Banjar Beri Penjelasan dan Imbauan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:17 WITA

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WITA

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kawasan Kertak Hanyar, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:02 WITA

BPBD Banjar Perkuat Kolaborasi CSR Hadapi Bencana Masif Melalui Rapat Koordinasi Stakeholder

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:46 WITA

Proses Tetap Berlanjut, Polres Banjar Buka Suara Soal Dugaan Pengeroyokan Dua Anak di Martapura, Penyidikan Terkendala Alat Bukti

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:17 WITA