Prosesi Pedang Pora Antar Perpisahan Kapolres Banjar, AKBP Dr Fadli Titip Pesan: Jaga Disiplin dan Jangan Sakiti Hati Masyarakat

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 13:35 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJAR — AKBP Dr. Fadli resmi berpamitan dari jajaran Polres Banjar setelah sekitar satu tahun menjalankan tugas sebagai Kapolres dengan prosesi pedang pora. Dalam momen perpisahan tersebut, Fadli menyampaikan rasa terima kasih sekaligus sejumlah pesan kepada personel yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugasnya di Kabupaten Banjar.

Fadli selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Krimsus) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng). Prosesi penyambutan dan pelepasan berlangsung di halaman Mapolres Banjar, Sabtu (12/9/2026).

Di hadapan jajaran Polres Banjar, Fadli mengapresiasi dedikasi dan loyalitas seluruh personel selama dirinya memimpin. Ia meminta apa yang sudah berjalan baik, terutama kedisiplinan dan pelayanan kepada masyarakat, dapat terus dipertahankan.

“Saya ucapkan terima kasih atas segala dedikasi dan loyalitas rekan-rekan. Rekan-rekan adalah rekan kerja terbaik. Tolong pertahankan disiplin, berikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Fadli.

Selama kurang lebih satu tahun bertugas, Fadli juga menyampaikan rasa syukurnya atas berbagai hasil yang telah dicapai jajaran Polres Banjar. Ia mengatakan sejumlah perkara kriminal menonjol yang terjadi selama masa kepemimpinannya berhasil diungkap.

“Intinya semua kriminal yang terjadi selama saya menjabat, kasus-kasus yang sempat menonjol dan besar semuanya terungkap 100 persen,” katanya.

Baca Juga :  Orang Tua Soroti Keterlambatan Pengiriman MBG di SDN Cindai Alus 1, Siswa Terpaksa Menunggu

Ia menyebut pengungkapan tersebut antara lain mencakup kasus pembunuhan dan perampokan yang jumlahnya lebih dari 10 perkara. Selain itu, jajaran Polres Banjar juga berhasil menangani ratusan kasus narkoba.

“Semua kasus pembunuhan, perampokan, lebih 10 kasus, Alhamdulillah semuanya bisa kami ungkap dan bisa menyelesaikan kasus narkoba sampai ratusan kasus,” ungkapnya.

Fadli menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat. Dukungan masyarakat disebut menjadi bagian penting dalam membantu kepolisian menyelesaikan berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum.

Di balik perpindahan tugas tersebut, Fadli mengaku berat meninggalkan Martapura dan Kabupaten Banjar. Selama bertugas, ia merasa mendapatkan sambutan serta hubungan yang baik dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah daerah.

“Menurut saya selama di Martapura, tempat yang sangat berkesan dan sangat baik bagi saya. Masyarakatnya baik, humanis, agamis. Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintahan itu sudah seperti saudara semua,” tuturnya.

Meski berat meninggalkan daerah yang menurutnya sudah sangat menyatu dengan dirinya, Fadli menyadari penugasan baru merupakan bagian dari perjalanan karier yang harus dijalani.

Baca Juga :  Debit Air Sungai Riam Kanan Ditambah Dua Pekan, Pemkab Banjar Upayakan Selamatkan Budidaya Ikan dari Ancaman Kekeringan

“Sebenarnya berat meninggalkan Martapura ini yang sudah sangat menyatu dengan saya. Tapi demi perjalanan karier, kami harus siap menerima itu,” katanya.

Fadli kemudian meminta seluruh personel agar tetap menjaga sikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia berpesan agar tidak ada tindakan yang justru melukai hati masyarakat, serta seluruh anggota tetap bekerja dengan penuh kedisiplinan.

“Jangan sakiti hati masyarakat, berikan pelayanan yang terbaik,” pesannya.

Menutup masa tugasnya di Polres Banjar, Fadli menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin terdapat sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan. Ia mengakui pola kepemimpinannya cukup tegas dalam membina anggota.

“Saya juga minta maaf selama saya menjabat banyak anggota yang stres, diguling, dijungkir. Namun itu tipe kepemimpinan saya. Siapa tahu Kapolres baru ini tipe kepemimpinannya lebih humanis,” ujarnya.

Sebelum meninggalkan jajaran Polres Banjar, ia kembali mengingatkan bahwa dirinya dan seluruh personel merupakan bagian dari satu keluarga. Ia berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga meski nantinya berada di wilayah penugasan yang berbeda.

“Kita adalah satu keluarga. Suatu saat akan bertemu lagi dan jangan putus silaturahmi,” pungkasnya.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA