Cegah Malnutrisi Anak, Himalogikan FPIK ULM Hadirkan Inovasi EKAFISH di Desa Nusa Indah

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, TANAH LAUT – Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan (Himalogikan) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan program Bina Desa di Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/6/2026).

Mengusung tema “EKAFISH (Ekado Ikan Bergizi untuk Tumbuh Sehat): Inovasi Ekado Ikan Berbasis Ikan Lokal dan Wortel untuk Mencegah Malnutrisi pada Anak”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi anak melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.

Program tersebut diwujudkan melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan produk EKAFISH, yakni olahan berbahan dasar ikan lokal yang dipadukan dengan wortel dan dikemas dalam bentuk ekado yang menarik bagi anak-anak. 

Dosen Pembina II Himalogikan FPIK ULM, Muhammad Syifa, S.Pi., M.Pi mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus tindak lanjut dari program pengabdian dosen yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pengabdian masyarakat yang sebelumnya dilakukan oleh dosen. Mahasiswa kemudian turut berpartisipasi untuk membantu masyarakat melalui inovasi pangan berbasis hasil perikanan,” ujarnya.

Menurutnya, produk EKAFISH dibuat menggunakan ikan patin yang telah difilet, kemudian dicampur dengan tepung tapioka, wortel, serta telur puyuh sebelum dibungkus menggunakan kulit tahu.

Pemilihan ikan patin sebagai bahan utama didasarkan pada hasil survei yang dilakukan sebelumnya, mengingat ikan tersebut mudah diperoleh dan banyak tersedia di lingkungan masyarakat.

“Kami ingin mendorong diversifikasi produk olahan ikan. Jadi, ikan patin tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk biasa, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang menarik dan bergizi,” jelas Syifa.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung sangat tinggi. Bahkan, sejumlah warga tertarik untuk mengembangkan produk tersebut sebagai peluang usaha mikro.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Melihat respon tersebut, kami berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada semester berikutnya dengan melibatkan mahasiswa angkatan baru,” tambahnya.

Baca Juga :  Tinju Banjarmasin Sumbang Medali Terbanyak di Porprov XII Kalsel 2025

Sementara itu, Ketua RT 7 Desa Nusa Indah, Imam Bukoiri, S.Pi. mengapresiasi pelaksanaan program Bina Desa yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, inovasi EKAFISH dapat menjadi solusi untuk meningkatkan konsumsi ikan pada anak sekaligus mencegah terjadinya malnutrisi.

“Produk ini sangat menarik karena dikemas dalam bentuk yang disukai anak-anak. Dengan demikian, anak yang biasanya enggan makan ikan menjadi lebih tertarik untuk mengonsumsinya,” ujarnya.

Selain berdampak pada peningkatan gizi, Imam juga melihat produk EKAFISH memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat.

“Jika terus dikembangkan, inovasi ini berpotensi menjadi usaha baru bagi warga dan dapat mendukung pertumbuhan UMKM di Desa Nusa Indah,” pungkasnya.

Berita Terkait

234 Mahasiswa KKN-PPM Universitas Borneo Lestari Mulai Mengabdi di 31 Desa di Tanah Laut
Dishub Tanah Laut Laksanakan Ramp Check, Tingkatkan Keselamatan Kendaraan Angkutan
Jelang Purnatugas, Sekretaris DPRD Tanah Laut Titip Pesan Pengabdian kepada ASN
69 ASN Terima SK Pensiun, Pemkab Tanah Laut Bekali Calon Purnatugas Hadapi Masa Baru
Program Dosen Wajib Mengabdi, Dosen THP ULM Kenalkan Olahan Ikan Gabus Berbasis Zero Waste di Desa Nusa Indah
Program DWA Dosen THP FPIK ULM Kenalkan Bola-Bola Nasi Ikan untuk Diversifikasi Olahan Bergizi
Program DWA ULM, Dosen THP FPIK Kenalkan “Lampin Kuning” sebagai Pangan Bergizi Pencegah Stunting
Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:20 WITA

234 Mahasiswa KKN-PPM Universitas Borneo Lestari Mulai Mengabdi di 31 Desa di Tanah Laut

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:45 WITA

Dishub Tanah Laut Laksanakan Ramp Check, Tingkatkan Keselamatan Kendaraan Angkutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:28 WITA

Jelang Purnatugas, Sekretaris DPRD Tanah Laut Titip Pesan Pengabdian kepada ASN

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:15 WITA

69 ASN Terima SK Pensiun, Pemkab Tanah Laut Bekali Calon Purnatugas Hadapi Masa Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:01 WITA

Cegah Malnutrisi Anak, Himalogikan FPIK ULM Hadirkan Inovasi EKAFISH di Desa Nusa Indah

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA