Bank Indonesia dan PSPPG Kalsel Dorong Penguatan Rantai Pasok Pangan untuk Program MBG di Banjarbaru

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Menjelang akhir tahun, Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pusat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (PSPPG) menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan bahan pangan guna mendukung keberlanjutan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjarbaru.

 

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banjarbaru, yang digelar di Aula Gawi Sabarataan, Jumat (24/10/2025).

 

Perwakilan BI Kalsel, Teguh Arifyanto, menuturkan bahwa peningkatan permintaan bahan pangan akibat pelaksanaan program MBG perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan tekanan harga di pasar.

 

> “Dari program MBG ini tentu ada risiko apabila pasokan tidak dijaga secara konsisten. Kita harus pastikan kebutuhan pangan tetap tersedia tanpa memicu inflasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Rangka Safari Ramadan, Wali Kota Banjarbaru Berikan Bantuan Sembako Pribadi kepada Warga di Kecamatan Banjarbaru Utara

 

 

 

Ia mengungkapkan hasil pemantauan BI menunjukkan sebagian besar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalsel masih bergantung pada pasokan dari pasar tradisional. Untuk itu, BI mendorong adanya koordinasi antarlembaga agar rantai pasok pangan tetap kuat dan seimbang.

 

> “Yang penting adalah sinergi. Bagaimana TPID bisa membantu SPPG memenuhi kebutuhan tanpa mengganggu stabilitas harga di pasar lokal,” tambah Teguh.

 

 

 

Sementara itu, Wakil Ketua PSPPG Kalsel, Faried Yudhistira Arifin, menegaskan kondisi bahan pangan di Banjarbaru saat ini masih terkendali dan aman.

 

> “Posisi Banjarbaru yang strategis menjadikannya barometer bagi daerah sekitarnya. Berdasarkan pemantauan kami, harga dan stok bahan pokok masih stabil,” ungkapnya.

Baca Juga :  20 Lansia Banjar Diwisuda, Program Sekolah Lansia Cetak Generasi Tua yang SMART

 

 

 

Faried menambahkan, pihaknya berupaya memperkuat kerja sama langsung dengan petani dan peternak lokal agar rantai distribusi lebih efisien serta tidak menekan harga di pasar umum.

 

> “Kami sebisa mungkin mengurangi pembelian dari pasar tradisional dan beralih ke sumber langsung. Dengan begitu, distribusi bahan pangan bisa lebih lancar dan tidak menimbulkan kelangkaan,” tutupnya.

 

 

 

Melalui koordinasi antara BI, TPID, dan PSPPG, pemerintah daerah berharap pasokan pangan tetap terjaga, terutama menghadapi momentum besar seperti Natal, Tahun Baru, dan Haul Abah Guru Sekumpul, ketika permintaan bahan pokok biasanya meningkat tajam.

 

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Keluarga Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:04 WITA

Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:01 WITA

Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA