Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 12:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Dugaan kasus kekerasan terhadap balita berinisial NS (3) di Jalan Kasturi, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, menyisakan keterkejutan bagi warga sekitar. Sejumlah tetangga mengaku tidak pernah mengetahui adanya dugaan kekerasan yang dialami korban sebelum kasus tersebut ditangani pihak kepolisian.

Salah seorang warga yang tinggal berseberangan dengan rumah kos tempat korban tinggal, Giatmi, mengatakan kabar tersebut membuat dirinya kaget. Selama ini, ia tidak pernah mendengar adanya persoalan yang mengarah pada dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan tersebut.

“Saya benar-benar terkejut. Tidak pernah menyangka ada kejadian seperti itu,” katanya saat ditemui, Senin (08/06/2026).

Menurut Giatmi, ibu korban dikenal sebagai pribadi yang cenderung menutup diri dan tidak banyak berinteraksi dengan warga sekitar. Ia mengaku jarang melihat yang bersangkutan berbincang dengan tetangga.

Baca Juga :  Parade Senja Banjarbaru Meriahkan Oktober dengan Nuansa Nasionalisme dan Kreativitas Pelajar

“Orangnya memang lebih sering sendiri,” ujarnya.

Meski tinggal berdekatan, Giatmi mengaku tidak mengetahui aktivitas keluarga tersebut secara mendalam. Namun, ia masih beberapa kali melihat korban berada di luar rumah.

Ia juga menyebut tidak pernah melihat NS bermain dengan anak-anak lain di lingkungan tempat tinggalnya sebagaimana lazimnya anak seusianya.

“Kalau main dengan anak-anak sekitar saya tidak pernah lihat. Tapi memang sesekali saya melihat anaknya keluar rumah,” tuturnya.

Mencuatnya dugaan kasus tersebut membuat warga sekitar merasa prihatin. Apalagi perkara itu kini tengah menjadi perhatian setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Juga :  PTAM Intan Banjar Pastikan Pasokan Air Bersih Lancar Saat 5 Rajab

Bagi Giatmi, peristiwa tersebut sulit dipercaya karena terjadi di lingkungan yang selama ini terlihat biasa-biasa saja.

“Saya tentu sedih mendengarnya. Saya tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi,” katanya.

Saat ini, kasus kematian balita NS masih dalam proses penyelidikan. Polisi sebelumnya telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban dan memeriksa sejumlah pihak guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut. Aparat juga masih mendalami ada atau tidaknya unsur tindak pidana, termasuk dugaan kekerasan yang diduga dialami korban sebelum meninggal dunia. Oleh karena itu, seluruh informasi yang berkembang masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar
Keluarga Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan
Aeris Boxing: The First Chapter Siap Digelar, Jadi Wadah Pembinaan Petinju Muda Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:15 WITA

Tujuh Bulan Bergulir, Keluarga Korban Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Martapura Pertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:04 WITA

Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:01 WITA

Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu

Senin, 8 Juni 2026 - 12:57 WITA

Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Heboh Diduga Kuyang, Warga Gambut Lihat Cahaya Merah Misterius di Langit

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:17 WITA