pro1.id, KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat memberikan penghargaan kepada qori, qoriah, serta para pelatih yang sukses mengharumkan nama daerah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam bentuk uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi berkelanjutan.

Penyerahan penghargaan ini dirangkaikan dengan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru yang digelar di Aula Bamega, Kantor Bupati Kotabaru, Senin (22/12/2025).
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kotabaru, Dr. H. Ahmad Kamal, S.H.I., M.Ag., menyampaikan bahwa perhatian pemerintah daerah terhadap insan MTQ merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan pembinaan Al-Qur’an di daerah.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga pemicu semangat bagi para peserta dan pelatih untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pelatih MTQ, menjadi faktor penting dalam mencetak generasi Qur’ani yang berdaya saing. Kemenag mendorong agar pembinaan di setiap kecamatan memiliki standar materi dan metode yang sejalan, sehingga kualitas kafilah dapat merata.
“Pembinaan yang konsisten dan terarah akan membuka peluang Kotabaru melahirkan peserta MTQ yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kotabaru melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Minggu Basuki, AP, MAP, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan, khususnya MTQ sebagai wadah pembinaan mental dan spiritual masyarakat.
Ia berharap, penghargaan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara positif serta menjadi pemacu semangat bagi kafilah dari kecamatan lain untuk terus meningkatkan prestasi.
“MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi sarana memperkuat nilai keislaman dan persaudaraan. Pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaannya secara maksimal,” ucapnya.
Dalam forum yang sama, Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kotabaru memaparkan progres persiapan MTQ ke-56, meliputi penentuan lokasi, struktur kepanitiaan, penunjukan dewan hakim, hingga perencanaan anggaran serta kebutuhan sarana pendukung.
MTQ ke-56 direncanakan digelar di Kecamatan Pulau Laut Selatan. LPTQ menargetkan seluruh tahapan persiapan rampung sebelum pelaksanaan, dengan pendampingan intensif kepada panitia kecamatan sebagai tuan rumah.
Camat Pulau Laut Selatan, Burhanudin, S.Pd.SD, menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah awal sejak ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan. Sejumlah rapat koordinasi dan pembentukan panitia telah dilaksanakan sejak September hingga November 2025, dan hasilnya telah dilaporkan kepada Kemenag serta LPTQ Kabupaten Kotabaru.
Dari sisi akomodasi, pihak kecamatan telah mendata lebih dari seratus rumah warga yang dipersiapkan untuk menampung kafilah dari 22 kecamatan, termasuk panitia dan dewan hakim. Sebagian besar rumah tersebut dinyatakan layak huni.
Meski demikian, terdapat beberapa hal yang masih memerlukan dukungan lintas sektor, seperti perbaikan akses jalan menuju lokasi kegiatan serta penyediaan sarana kebersihan di titik-titik pemondokan kafilah.
“Kami optimistis MTQ ke-56 dapat terlaksana dengan baik, dengan dukungan seluruh OPD dan stakeholder terkait,” ujarnya.
MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Kotabaru dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret hingga 5 April 2026 di Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, mengusung tema “Generasi Hebat, Generasi Qur’ani Kuat.”
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Kotabaru, sebagai harapan agar MTQ ke-56 berjalan lancar dan membawa prestasi terbaik bagi daerah. (SUMBER : DISKOMINFO KOTABARU)









