Jalur Bypass Mali-Mali Lingkar Mataraman–Sungai Ulin Terendam Banjir

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:14 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Kondisi Jembatan Mali-Mali di Jalan Bypass Lingkar Mataraman–Sungai Ulin, Kabupaten Banjar, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam hingga siang hari, situasi ini terekam dalam video yang beredar luas di media sosial Instagram dan menjadi perhatian jemaah Abah Guru Sekumpul, Sabtu 27/12/2025.

 

BANJAR,koranbanjar.com.Dalam video yang beredar tersebut, terlihat genangan air menutupi sebagian badan jalan di area jembatan debit air yang meningkat membuat jalur ini cukup berisiko dilalui, terutama bagi pengendara roda dua dan jamaah yang melintas secara berombongan.

Baca Juga :  Seorang Warga Diduga Jatuh dari Perahu di Sungai Desa Balimau, Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian

 

Meski demikian, jemaah yang melewati jalur ini diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

 

Jalur Mali-Mali ini diketahui menjadi salah satu akses alternatif yang kerap digunakan jemaah menuju kawasan Sekumpul.

 

Nampak sejumlah relawan bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu mengamankan jalur, mengarahkan arus kendaraan, serta mengingatkan jemaah agar melintas dengan kecepatan rendah, untuk meminimalisir risiko kecelakaan di tengah kondisi banjir.

 

Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan genangan tidak hanya terjadi di area jembatan, tetapi juga di beberapa titik lain di sepanjang jalur bypass tersebut, bahkan di sejumlah lokasi, ketinggian air dilaporkan mencapai dan melewati badan jalan.

Baca Juga :  Gala Premier “Saru 2: Janji Sarikaya”, Media Kreatif Pemkab Banjar Promosikan Wisata Daerah

 

Para pengguna jalan jemaah Haul Abah Guru Sekumpul diimbau untuk terus memantau kondisi cuaca, mengikuti arahan relawan dan petugas, serta mempertimbangkan jalur alternatif lain yang dinilai lebih aman, keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Berita Terkait

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren
Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan
50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan
Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis
BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat
Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua
Evaluasi APBDes Perubahan 2026, Pemdes Tambak Anyar Ulu Sesuaikan Anggaran dengan Kebutuhan Desa
Posyandu Melati Rampah Layani Sekitar 70 Warga, Pemeriksaan Kesehatan Diberikan Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:44 WITA

PCNU Kabupaten Banjar Gelar Hari Santri Tingkat Provinsi, Diikuti 55 Pondok Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:51 WITA

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WITA

50 Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi OSS-RBA, Distan Banjar Fasilitasi Kendala Perizinan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Posbindu Lansia hingga Posyandu Remaja di Tunggul Irang Ilir Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:28 WITA

BLT Tahap 10 Desa Tunggul Irang Ilir Disalurkan kepada Enam Penerima Manfaat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA