pro1.id, TANAH GROGOT – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Syaifullah, karyawan PT Agro City Kalimantan Timur, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Kandilo, Desa Busui. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Sabtu (7/2) sekitar pukul 11.00 WITA.
Peristiwa tersebut terjadi saat korban berenang menyeberangi sungai bersama seorang rekannya. Namun derasnya arus Sungai Kandilo menyeret tubuh korban hingga menghilang. Rekan korban hanya dapat menyaksikan kejadian tersebut tanpa mampu memberikan pertolongan.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kapolsek setempat Ipda Dadang menyampaikan bahwa sejak laporan diterima, aparat kepolisian bersama tim SAR langsung melakukan pencarian secara intensif.
“Kami bersama tim gabungan berupaya maksimal sejak hari pertama agar korban dapat segera ditemukan,” ujar Ipda Dadang.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Satpolairud Polres Paser yang dipimpin AKP Andi Ferial, Pos TNI AL Tanah Grogot, Tim Gerak Cepat PT Kideco Jaya Agung, serta tim rescue dari sejumlah perusahaan mitra, termasuk PT PAMA.
Peristiwa ini menjadi insiden kedua di lokasi yang sama, setelah sebelumnya sebuah bus umum PO Pulau Indah yang membawa puluhan penumpang lintas Kalimantan Timur–Banjarmasin terjun ke Sungai Kandilo beberapa bulan lalu dan menewaskan sopir bus.
Kepala Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Paser, Kadir Sambolangi, mengonfirmasi penemuan korban melalui grup WhatsApp InfoTaka.
“Korban atas nama Syaifullah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat penyisiran sungai pada hari ketiga pencarian,” kata Kadir.
Ia menjelaskan, Syaifullah merupakan warga Desa Jaro yang berada di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, berjarak sekitar 35 kilometer dari Muara Komam, Kalimantan Timur.
Kadir juga menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Kabupaten Tabalong yang turut mengirimkan tim pencarian melalui BPBD setempat.
“Terima kasih atas atensi dan bantuan Bupati Tabalong yang langsung menerjunkan tim BPBD untuk membantu proses pencarian,” tuturnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dipulangkan ke desa asalnya oleh tim SAR gabungan bersama tim rescue dari Tabalong.
Pihak PT Agro City turut menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. Salah seorang rekan kerja korban menyebutkan bahwa perusahaan sebenarnya telah menyediakan perahu penyeberangan.
“Ini musibah. Fasilitas perahu sebenarnya sudah ada, namun semua kembali pada takdir,” ujarnya.









