Menteri Fadli Zon Resmi Membuka Temu Karya Taman Budaya XXIV di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 10:34 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Temu Karya Taman Budaya (TKTB) XXIV se-Indonesia di Banjarmasin, Minggu (14/9/2025) malam. Foto: MC Kalsel

Pembukaan Temu Karya Taman Budaya (TKTB) XXIV se-Indonesia di Banjarmasin, Minggu (14/9/2025) malam. Foto: MC Kalsel

pro1.id –Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, secara resmi membuka perhelatan Temu Karya Taman Budaya (TKTB) XXIV se-Indonesia yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (14/9) malam.

Mengusung tema “Suluh Budaya Gerbang Nusantara,” ajang tahunan ini menyoroti peran Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah sekaligus gerbang penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya nasional.

Kegiatan TKTB tahun ini digelar selama empat hari, mulai 14 hingga 17 September 2025, dan diikuti oleh 21 perwakilan taman budaya dari seluruh Indonesia. Agenda kegiatan meliputi pameran seni rupa, rapat koordinasi, dialog seni, pawai budaya, serta pertunjukan seni dari para peserta.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menekankan pentingnya TKTB sebagai wadah strategis dalam memperkuat identitas kebudayaan nasional.

“Sangat tepat bila taman budaya difungsikan sebagai pusat kegiatan seni untuk memajukan budaya nasional. Dengan demikian, Indonesia dapat berkontribusi lebih besar bagi peradaban dunia,” ujar Fadli.

Baca Juga :  Kunjungan Wapres RI ke Lokasi Banjir Kalsel, Tinjau Kondisi Warga hingga Penyaluran Bantuan

Ia juga berharap taman budaya di berbagai daerah dapat menjadi ruang terbuka dan kawasan terpadu untuk melestarikan, mengembangkan, serta mengapresiasi ekspresi budaya — baik yang bersifat tradisional, modern, maupun kontemporer.

Apresiasi terhadap Pameran Seni Rupa “Langkar”

Di sela pembukaan, Menteri Fadli Zon turut mengunjungi dan mengapresiasi Pameran Seni Rupa “Langkar” yang menjadi bagian integral dari TKTB. Pameran yang digelar di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, ini menampilkan karya sekitar 95 seniman dari berbagai wilayah, seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, hingga Maluku.

“Saya sangat mengapresiasi pameran ini, apalagi potensi seni rupa kita sangat kuat dengan beragam aliran,” tutur Fadli.

Ia mendorong agar lebih banyak pameran serupa digelar secara rutin, khususnya di Kalimantan Selatan, untuk membuka ruang ekspresi bagi para seniman lokal.

Baca Juga :  Jumlah Siswa Diduga Keracunan Makanan Gratis di Martapura Meningkat Jadi 124 Orang

“Pameran bisa mengangkat budaya lokal Kalsel seperti pasar terapung, pasar subuh, hingga kehidupan masyarakat Dayak Meratus yang masih banyak belum diketahui orang,” tambahnya.

Budaya sebagai Sarana Silaturahmi

Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi, yang turut hadir dalam pembukaan, menyampaikan bahwa ajang TKTB tidak hanya menjadi panggung bagi seni dan budaya, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar seniman dan budayawan dari berbagai daerah.

“Kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemprov Kalsel dalam memajukan kebudayaan, yaitu bagaimana seni dan tradisi bisa terus berkembang tanpa kehilangan akar,” jelas Hasnuryadi.

Ia menyebutkan bahwa Kalimantan Selatan memiliki kekayaan budaya khas, seperti madihin, wayang Banjar, seni tari, musik tradisional, dan ritual adat yang menjadi identitas daerah. Menurutnya, momentum TKTB ini penting untuk memperkuat peran taman budaya sebagai pusat kreativitas dan pelestarian budaya di tingkat lokal maupun nasional.

 

Berita Terkait

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti
Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali
FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium
Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium
Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8
PCNU Banjar Belajar Tata Kelola Organisasi ke Mojokerto, Perkuat Struktur hingga Tingkat Desa
Pemerintah Gelontorkan Rp58,97 Triliun untuk Percepat Pemulihan Aceh Pascabencana
LPKSM Borneo Kalimantan Dukung Layanan Sertifikat 10 Hari, Minta Pengawasan Diperketat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:16 WITA

Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

Selasa, 29 September 2026 - 15:15 WITA

Bravo !! Petarung Wasaka Arum Jeram Kalsel Raih Dua Perak dan Satu Perunggu di Kejurnas Bali

Kamis, 24 September 2026 - 12:57 WITA

FAJI Kalsel Sampaikan Terima Kasih Atas Dukungan untuk Kejurnas Arung Jeram di Bali, Targetkan Naik Podium

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WITA

Siap Tempur di Kejurnas Arum Jeram R4 Bali, FAJI Kalsel Turunkan Dua Tim Bidik Podium

Sabtu, 12 September 2026 - 21:35 WITA

Super Advanture 2026 Diikuti 120 Tim, Mapala Piranha FPIK ULM Sukses Raih Juara 8

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA