Antisipasi Musim Kemarau, Pemerintah dan Perusahaan Perkuat Upaya Pencegahan Karlabun

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:45 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Upaya pencegahan kebakaran lahan dan kebun (karlabun) menjelang musim kemarau terus diperkuat melalui koordinasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan kelompok masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Diskusi dan Koordinasi Mitigasi Karlabun yang digelar di Banjarbaru, Jumat (29/5/2026).

Forum tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah berbagai pihak dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, sekaligus memperkuat sistem deteksi dini titik api di sejumlah wilayah rawan di Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, menilai keberadaan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) memiliki peran penting dalam upaya pencegahan kebakaran di tingkat desa. Karena itu, kelompok tersebut perlu kembali diaktifkan dan diperkuat kapasitasnya.

“KTPA perlu dihidupkan kembali dan diberikan penguatan melalui pelatihan-pelatihan. Selain itu, komunikasi di lapangan juga harus lebih cepat dan efektif, salah satunya dengan dukungan sarana komunikasi seperti Handy Talky (HT),” ujarnya.

Baca Juga :  Mediasi Kejati Berbuah Hasil, Ganti Rugi Rp7 Miliar untuk Proyek Jembatan Pulau Laut Tuntas

Sementara itu, Manager SSL PT Palmina Utama, Muhammad Musafak, menjelaskan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah mitigasi sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim kemarau.

Menurutnya, perusahaan telah membentuk KTPA, melengkapi sarana dan prasarana pemadaman, serta melakukan pemantauan rutin melalui patroli darat, menara pantau, hingga pemanfaatan drone.

“Berbagai langkah pencegahan sudah kami lakukan. Namun, tantangan di lapangan masih ada, terutama rendahnya keterlibatan masyarakat dan kondisi vegetasi galam yang cukup rapat sehingga berpotensi mempercepat penyebaran api,” jelas Musafak.

Kondisi serupa juga disampaikan perwakilan PT Sentosa Swadaya Mineral, Fajrin, yang menilai partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan agar upaya pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih efektif.

Dalam forum tersebut, PT Talenta Bumi melalui Sugianor menyatakan kesiapan perusahaan untuk mendukung operasional KTPA di lapangan. Sementara itu, Emir dari Koperasi Agrosindo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi bersama seluruh pihak dalam penanggulangan kebakaran lahan.

Baca Juga :  BPOM Banjarbaru Gandeng Pemprov dan Aparat Deklarasi Perang terhadap Penyalahgunaan Obat

Perwakilan PT Monrad Intan Barakat, Wahono, menekankan pentingnya penanganan cepat ketika ditemukan titik api agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Apabila ditemukan titik api, penanganannya harus dilakukan secepat mungkin, idealnya kurang dari 24 jam, sehingga tidak berkembang menjadi hotspot yang lebih besar,” katanya.

Melalui pertemuan tersebut, seluruh peserta sepakat untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat kesiapan personel, melengkapi peralatan pemadaman, serta mengoptimalkan sistem komunikasi dan pemantauan lapangan guna meminimalkan risiko kebakaran selama musim kemarau.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian, perkebunan, dan investasi di Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot
Persaingan Panas Berakhir! Angkatan 24 Keluar sebagai Juara Umum POH HIMALOGIKAN 2026
Persaingan Sengit di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026, Angkatan 23 Keluar sebagai Juara
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Akt 24 Sapu Bersih Skor 3-0, Rebut Gelar Juara Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026
Lapangan Jadi Saksi! Empat Tim Angkatan Siap Bertarung di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026
Lima Tim Bersaing dalam Pertandingan Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026
Respons Cepat Kebocoran Pipa Banjarbakula, PTAM Intan Banjar Andalkan Air Irigasi Riam Kanan Jaga Pasokan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:37 WITA

KAKI Desak Kejati Kalsel Tuntaskan Mafia Tanah HSS, Dugaan Penyimpangan Sejumlah Proyek Ikut Disorot

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Persaingan Panas Berakhir! Angkatan 24 Keluar sebagai Juara Umum POH HIMALOGIKAN 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:20 WITA

Persaingan Sengit di Futsal POH HIMALOGIKAN 2026, Angkatan 23 Keluar sebagai Juara

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WITA

Akt 24 Sapu Bersih Skor 3-0, Rebut Gelar Juara Mobile Legends POH HIMALOGIKAN 2026

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA