BPOM Banjarbaru Gandeng Pemprov dan Aparat Deklarasi Perang terhadap Penyalahgunaan Obat

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Upaya menekan maraknya penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Kalimantan Selatan terus diperkuat. Balai Besar POM di Banjarbaru bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan aparat penegak hukum menggelar deklarasi serta aksi nasional pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu (OOT), Senin (18/5/2026).

Kegiatan bertema “Lawan Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, Selamatkan Generasi Bangsa” itu menjadi langkah bersama untuk meningkatkan pengawasan sekaligus edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penggunaan obat di luar aturan medis.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso mengatakan persoalan penyalahgunaan obat tidak bisa ditangani satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Pengawasan tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Karena itu kesadaran bersama sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan obat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Sekolah Rakyat sebagai Strategi Pendidikan Inklusif

Ia menilai generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan terdampak apabila peredaran obat tertentu tidak diawasi secara ketat.

“Kalau disalahgunakan, dampaknya bisa merusak kesehatan hingga mempengaruhi masa depan generasi muda,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar POM di Banjarbaru, Ary Yustantiningsih menjelaskan BPOM terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi obat keras yang berpotensi disalahgunakan.

Menurutnya, pengawasan dilakukan mulai dari jalur distribusi, apotek, fasilitas pelayanan kesehatan hingga pengiriman melalui jasa ekspedisi.

Baca Juga :  Pemprov Kalsel Tekankan Respons Terpadu Hadapi Banjir dan Cuaca Ekstrem

“Kami melakukan pengawasan menyeluruh agar obat-obatan tertentu tidak beredar secara ilegal maupun digunakan tidak sesuai aturan,” jelasnya.

Ary menyebut beberapa jenis obat seperti tramadol dan trihexyphenidyl (THP) masih ditemukan beredar melalui jalur tidak resmi di Kalimantan Selatan.

Karena itu, BPOM juga bekerja sama dengan Bea Cukai serta aparat penegak hukum guna mempersempit ruang peredaran obat ilegal.

“Obat keras hanya boleh digunakan sesuai resep dan pengawasan medis. Jika disalahgunakan dapat memicu halusinasi, depresi bahkan gangguan serius pada otak,” pungkasnya.

Berita Terkait

BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru
ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan
Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026
15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat
Disnakertrans Kalsel Gelar Job Fair 2026, Sediakan 1.945 Lowongan Kerja dari 46 Perusahaan
Muhammad Fatih Anwari dan Misha Adeeva Azzahra Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Cilik Kalsel 2026
Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogram Sabu dan 556 Butir Ekstasi, 39 Tersangka Diamankan dari 26 Kasus
Dislautkan Kalsel Didampingi DKPP Banjar Serahkan 20 Ribu Bibit Papuyu dan 90 Sak Pakan untuk Pokdakan Tabulihin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:55 WITA

BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:45 WITA

ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:54 WITA

15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:14 WITA

Disnakertrans Kalsel Gelar Job Fair 2026, Sediakan 1.945 Lowongan Kerja dari 46 Perusahaan

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA