pro1.id, TANA PASER – Paser International Table Tennis Championship 2026 tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pertemuan atlet tenis meja dari berbagai negara. Turnamen yang digelar di GOR Sadurengas, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menghadirkan persaingan sengit sekaligus mempererat hubungan antaratlet dari dalam dan luar negeri.



Sejumlah atlet internasional mengaku terkesan dengan kualitas pertandingan yang ditampilkan para pemain Indonesia, khususnya wakil tuan rumah. Kehadiran peserta dari Malaysia, Jepang, Korea Selatan hingga berbagai daerah di Indonesia menjadikan kejuaraan ini berlangsung kompetitif dan penuh gengsi.

Atlet asal Melaka, Malaysia, Zoe Tow, mengaku antusias dapat mengikuti turnamen internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam kejuaraan di Paser menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding melawan atlet-atlet berkualitas.



“Kami datang ke Indonesia untuk mengikuti kejuaraan ini sekaligus menguji kemampuan melawan pemain dari negara lain. Atmosfer pertandingan di sini sangat luar biasa,” ujarnya.
Zoe juga memberikan apresiasi terhadap kualitas permainan atlet Indonesia yang dinilainya memiliki kecepatan dan teknik yang sangat baik. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kemampuan bertanding di masa mendatang.


Hal senada disampaikan rekannya, Chia Kai Yu, yang mengaku tidak hanya terkesan dengan jalannya pertandingan, tetapi juga keramahan masyarakat Paser. Ia menyebut suasana yang hangat serta kuliner khas daerah menjadi pengalaman yang menyenangkan selama mengikuti kejuaraan.
Sementara itu, atlet nasional M. Gilang Maulana dari PTM Akhyar Bekasi bersama Ni Kadek Anis Nirmala Dewi asal Bali mengungkapkan turnamen tersebut menjadi ajang penting untuk mengasah mental bertanding menghadapi atlet internasional.

Menurut Gilang, pertandingan melawan wakil Malaysia berlangsung ketat. Meski sempat tertinggal, ia bersama pasangannya mampu membalikkan keadaan hingga meraih kemenangan.
“Pengalaman menghadapi pemain luar negeri seperti ini sangat berharga untuk meningkatkan kualitas permainan kami ke depan,” katanya.

Gilang yang telah dua kali mengikuti turnamen di Kabupaten Paser juga mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Ia berharap Paser International Table Tennis Championship dapat terus digelar setiap tahun karena dinilai mampu meningkatkan kualitas atlet sekaligus menjadi ajang pembinaan tenis meja di Indonesia.
Kejuaraan internasional ini pun mendapat sambutan positif dari para peserta maupun penonton yang memadati GOR Sadurengas. Selain menyajikan pertandingan berkualitas, turnamen tersebut dinilai semakin mengukuhkan Kabupaten Paser sebagai salah satu daerah yang mampu menjadi tuan rumah event olahraga bertaraf internasional.
Sumber : prokopim.paserkab.go.id










