Pinsar Kalsel Khawatir Peternak Rakyat Gulung Tikar, Desak Pemerintah Stabilkan Harga Telur Ayam Ras

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Penurunan harga telur ayam ras yang terus berlangsung sejak usai Idulfitri mulai mengancam keberlangsungan usaha peternak rakyat di Kalimantan Selatan. Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Selatan meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret agar harga kembali berada pada tingkat yang layak dan tidak semakin membebani peternak.

Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam audiensi antara Pinsar Kalimantan Selatan dan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (1/7/2026).

Perwakilan Pinsar Kalimantan Selatan, Sugem, mengatakan harga telur yang berlaku saat ini sudah berada di bawah biaya produksi, sehingga setiap penjualan justru membuat peternak mengalami kerugian.

“Kami ingin menjaga keberlangsungan peternak-peternak kecil di daerah. Dengan harga yang berada di bawah biaya produksi seperti sekarang, mereka pasti mengalami kerugian,” ujarnya.

Baca Juga :  Komisi IX DPR RI Soroti SDM Kalsel dan Evaluasi Program MBG Saat Kunker

Menurut Sugem, kondisi tersebut tidak hanya menggerus pendapatan peternak, tetapi juga berpotensi memaksa peternak kecil menghentikan usahanya apabila terus berlarut-larut.

“Kalau terus nombok dan biaya produksi tidak lagi bisa ditutup, tentu akan ada peternak yang menjadi korban. Ini yang sangat kami khawatirkan,” katanya.

Ia menambahkan, Kalimantan Selatan selama ini merupakan salah satu daerah penyangga kebutuhan telur di Pulau Kalimantan. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, produksi telur dari provinsi ini juga dipasarkan ke Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

“Selama ini kita mampu menyuplai kebutuhan telur ke Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Kalau peternak mulai berhenti berusaha, tentu pasokan ke daerah-daerah tersebut juga berpotensi terganggu,” jelasnya.

Baca Juga :  Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan

Karena itu, Pinsar berharap pemerintah bersama instansi terkait segera merumuskan langkah-langkah yang dapat mengembalikan harga telur ke tingkat yang lebih sehat, sehingga usaha peternakan rakyat tetap berkelanjutan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai masukan dari Pinsar sebagai bahan evaluasi pemerintah.

“Kami membuka ruang komunikasi dengan para peternak. Terkait persoalan harga maupun distribusi, nanti akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan dinas yang berwenang agar dapat dicarikan solusi bersama,” ujar Suparmi.

Ia menambahkan, komunikasi yang terjalin antara pemerintah dan pelaku usaha perunggasan diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keberlangsungan usaha peternak rakyat di Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

Mercedes-Benz Club Banjarmasin Rayakan HUT ke-9 Lewat Turnamen Tenis, Peserta Datang dari Kalsel hingga Nasional
BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru
ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan
Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026
15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat
Disnakertrans Kalsel Gelar Job Fair 2026, Sediakan 1.945 Lowongan Kerja dari 46 Perusahaan
Muhammad Fatih Anwari dan Misha Adeeva Azzahra Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Cilik Kalsel 2026
Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogram Sabu dan 556 Butir Ekstasi, 39 Tersangka Diamankan dari 26 Kasus

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:17 WITA

Mercedes-Benz Club Banjarmasin Rayakan HUT ke-9 Lewat Turnamen Tenis, Peserta Datang dari Kalsel hingga Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:55 WITA

BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:45 WITA

ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:54 WITA

15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA