Dinkes Kotabaru Perkuat Antisipasi Hantavirus, Puskesmas Diminta Aktif Lakukan Pemantauan

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KOTABARU – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru mulai memperketat langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran hantavirus meski hingga kini belum ditemukan kasus di daerah tersebut.

Langkah kewaspadaan dilakukan menyusul munculnya kembali laporan kasus hantavirus di sejumlah negara dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kotabaru meminta seluruh puskesmas meningkatkan pemantauan dan pelaporan dini terhadap warga maupun pekerja yang mengalami gejala mencurigakan.

Kabid P2P Dinkes Kotabaru Roy melalui Ardiansyah mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah surveilans aktif di berbagai wilayah yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Fasilitasi Penyelesaian Konflik Sawit, Pengawasan Perizinan Jadi Sorotan

“Kami sudah mengarahkan seluruh Puskesmas agar lebih aktif melakukan pemantauan di wilayah masing-masing,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, wilayah dengan aktivitas tenaga kerja cukup padat seperti Bungkukan, Sungai Durian dan Sengayam menjadi fokus utama edukasi serta pengawasan kesehatan.

Dinkes juga menggandeng pihak perusahaan agar turut memperhatikan kondisi kesehatan para pekerja dan segera melapor apabila ditemukan gejala penyakit tertentu.

Selain pengawasan, masyarakat juga diminta menjaga pola hidup bersih dan sehat guna meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Ajang Menembak Antar SKPD Kotabaru 2025 Diikuti 22 Peserta

“Hantavirus rentan menyerang orang dengan kondisi imun yang lemah, jadi pola hidup sehat sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan penerapan PHBS menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran berbagai penyakit menular.

Sementara itu, Dinkes Kotabaru hingga kini masih mengacu pada pedoman dan surat edaran Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan pengawasan hantavirus di lapangan.

Meski belum ada edaran khusus dari tingkat provinsi, pihaknya memastikan kesiapsiagaan tetap dilakukan sebagai langkah pencegahan dini.

Berita Terkait

Pemkab Kotabaru Gelar Pisah Sambut Kajari, Syairi Mukhlis Tekankan Penguatan Sinergi
Semarak HUT RI ke-81, DWP Kotabaru Gelar Lomba Perkuat Kekompakan dan Silaturahmi
Pemkab Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Standar Pelayanan Sosial
Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI, Paskibraka Tampil Memukau
Kibarkan Merah Putih di Kedalaman 7 Meter, MDC FPIK ULM Gaungkan Nasionalisme dan Konservasi Laut di Marabatuan
Bapperida Kotabaru Dorong SKPD Promosikan Inovasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Kembangkan Kreativitas Siswa, SMPN 1 Kotabaru Ubah Sampah Jadi Karya
Bapas Kotabaru dan Bapas Tanjung Resmi Hadir, Perluas Akses Pembimbingan Klien Pemasyarakatan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:36 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Pisah Sambut Kajari, Syairi Mukhlis Tekankan Penguatan Sinergi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:31 WITA

Semarak HUT RI ke-81, DWP Kotabaru Gelar Lomba Perkuat Kekompakan dan Silaturahmi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Standar Pelayanan Sosial

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI, Paskibraka Tampil Memukau

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:19 WITA

Kibarkan Merah Putih di Kedalaman 7 Meter, MDC FPIK ULM Gaungkan Nasionalisme dan Konservasi Laut di Marabatuan

Berita Terbaru