DKP Kalsel Perkuat Budidaya Perikanan untuk Dukung Swasembada Pangan dan Pengentasan Kemiskinan

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temu Koordinasi Pemenuhan Sarana dan Prasarana Budidaya sebagai langkah strategis memperkuat sektor perikanan budidaya (FOTO : MC KALSEL)

Temu Koordinasi Pemenuhan Sarana dan Prasarana Budidaya sebagai langkah strategis memperkuat sektor perikanan budidaya (FOTO : MC KALSEL)

pro1.id, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Temu Koordinasi Pemenuhan Sarana dan Prasarana Budidaya sebagai langkah strategis memperkuat sektor perikanan budidaya. Kegiatan ini diarahkan untuk mendukung swasembada pangan, pemerataan ekonomi, serta upaya pengentasan kemiskinan yang sejalan dengan Misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Kepala DKP Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menyampaikan bahwa pengembangan perikanan budidaya merupakan salah satu fokus utama pemerintah pusat melalui kebijakan Program Ekonomi Biru yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurutnya, perikanan budidaya di wilayah laut, pesisir, maupun daratan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Perikanan budidaya bukan hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan dan kesejahteraan pelaku usaha. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan secara terencana dan terintegrasi,” ujar Rusdi Hartono.

Ia menegaskan, arah kebijakan DKP Kalimantan Selatan selaras dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu implementasinya diwujudkan melalui pengembangan kawasan Shrimp Estate dan Gabus Estate.

Baca Juga :  Kuyank, Film Horor Folklor Kalimantan Selatan, Siap Menghantui Layar Lebar Januari 2026

“Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata, dengan meningkatkan produktivitas perikanan budidaya sebagai sektor unggulan daerah,” jelasnya.

Rusdi juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan nasional, khususnya terbitnya Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang telah diperbarui dengan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

Ia menyebut regulasi tersebut menjadi payung hukum bagi penyaluran pupuk bersubsidi di subsektor perikanan budidaya, dengan tujuan meningkatkan hasil produksi sekaligus kesejahteraan pembudidaya ikan dan udang.

“Pengelolaan pupuk bersubsidi diarahkan agar penyalurannya tepat sasaran, baik dari sisi jenis, jumlah, harga, waktu, maupun penerima,” katanya.

Pupuk, lanjut Rusdi, memiliki peran vital dalam kegiatan budidaya karena berfungsi menunjang pertumbuhan plankton sebagai pakan alami ikan dan udang. Dengan penggunaan pupuk yang tepat, diharapkan produktivitas tambak dan unit pembenihan dapat meningkat.

Baca Juga :  Pria di Batola Tewas Diduga Dibunuh Anak Kandung, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Pelaku

Dalam pelaksanaannya, DKP Provinsi Kalimantan Selatan bertindak sebagai tim pembina pengelolaan pupuk bersubsidi sektor perikanan, dengan tugas melakukan koordinasi, sosialisasi, serta pemantauan program sesuai pedoman yang diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Nomor 479 Tahun 2025.

Namun demikian, Rusdi mengungkapkan bahwa pada usulan pupuk bersubsidi sektor perikanan untuk tahun anggaran 2026, baru Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu yang telah mengajukan data.

Ia berharap pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Selatan dapat segera berpartisipasi aktif agar program pupuk bersubsidi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pembudidaya.

“Sinergi seluruh daerah sangat diperlukan agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh pelaku perikanan budidaya dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (SUMBER : MC KALSEL)

Berita Terkait

Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi
Rayakan HUT ke-2, Aeris Hotel Banjarbaru Berbagi dengan Lansia di Panti Werda
Brigadir Anggi Raih Juara di Turnamen Billiard Hari Jadi Ke 27 Kota Banjarbaru
91 Prajurit Resmi Dilantik, Pangdam XXII/Tambun Bungai Tekankan Kesiapan Tugas di Kalimantan
15 Ribu Soto Banjar Dibagi Gratis, Banjarbaru Dorong Kuliner Lokal Mendunia
Gubernur Kalsel Apresiasi Banjarbaru: 27 Tahun Tumbuh Pesat, Kualitas Hidup Makin Melesat
Pertumbuhan Penduduk Meningkat, DPRD Minta Percepatan Penuntasan RDTR Banjarbaru
Paripurna HUT ke-27, Banjarbaru Paparkan Capaian Pembangunan dan Deretan Prestasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:19 WITA

Diduga Tenggelam di Irigasi Mentaos, Motor Misterius Ditemukan Terparkir Sejak Pagi

Kamis, 30 April 2026 - 11:59 WITA

Rayakan HUT ke-2, Aeris Hotel Banjarbaru Berbagi dengan Lansia di Panti Werda

Senin, 27 April 2026 - 18:10 WITA

Brigadir Anggi Raih Juara di Turnamen Billiard Hari Jadi Ke 27 Kota Banjarbaru

Jumat, 24 April 2026 - 17:06 WITA

91 Prajurit Resmi Dilantik, Pangdam XXII/Tambun Bungai Tekankan Kesiapan Tugas di Kalimantan

Selasa, 21 April 2026 - 05:55 WITA

15 Ribu Soto Banjar Dibagi Gratis, Banjarbaru Dorong Kuliner Lokal Mendunia

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Polres Banjar Renovasi Rumah Lansia di Paramasan, Wujud Kepedulian Sosial

Kamis, 30 Apr 2026 - 11:56 WITA

Foto : Diskominfo Kotabaru

Kabupaten Kotabaru

RSUD PJS Kotabaru Gelar Forum Publik, Serap Masukan untuk Perbaikan Layanan

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:06 WITA