Luapan Sungai Kuranji Rendam Permukiman Warga Cempaka

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Banjarbaru sejak Rabu dini hari (4/2/2026) menyebabkan Sungai Kuranji meluap dan mengakibatkan genangan di sejumlah wilayah Kecamatan Cempaka.

Luapan sungai tersebut merendam kawasan permukiman warga dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 50 sentimeter. Dampak terparah terjadi di Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungai Tiung.

Camat Cempaka, Hendrawan Maulana, mengatakan genangan air sempat menutup ruas Jalan Mistar Cokrokusumo di dua kelurahan tersebut. Di Kelurahan Cempaka, genangan membentang sepanjang kurang lebih 150 meter, sementara di Sungai Tiung sekitar 100 meter.

Baca Juga :  Aeris Hotel Banjarbaru Gelar Wedding Fair, Sajikan Beragam Vendor dan Paket Pernikahan Terpadu

“Air sempat menggenangi jalan dan permukiman warga, namun hingga siang hari kondisi mulai berangsur surut,” ujarnya.

Hendrawan menyebutkan ratusan kepala keluarga terdampak banjir tersebut. Meski demikian, tidak ada laporan warga yang mengungsi maupun korban jiwa. Warga memilih bertahan di rumah sambil mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

“Situasi masih terkendali. Warga tetap di rumah dan hanya melakukan pengamanan perabot,” katanya.

Pantauan hingga sore hari menunjukkan genangan terus berkurang seiring intensitas hujan yang menurun. Aparat kelurahan dan kecamatan tetap melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan.

Baca Juga :  Banjarbaru Gulirkan Bantuan Multi Sektor untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Salah seorang warga, Andi, mengatakan air mulai masuk ke kawasan permukiman sejak pagi hari dan mencapai titik tertinggi sekitar tengah hari.

“Mulai masuk sekitar jam delapan pagi, puncaknya siang hari, lalu berangsur surut sekitar jam dua,” ujarnya.

Ia menambahkan, meski genangan sempat cukup tinggi di beberapa lokasi, kondisi banjir kali ini masih tergolong ringan dibanding kejadian sebelumnya.

“Masih bisa dilewati kendaraan dan warga saling membantu. Harapannya ke depan ada solusi supaya tidak berulang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik
Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa
Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit
Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik
Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu
Di Balik Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita di Banjarbaru, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kepedulian Sekitar
Tetangga Mengaku Syok Usai Muncul Dugaan Kasus Kekerasan terhadap Balita NS (3) di Landasan Ulin Utara
Keluarga Temukan Kejanggalan pada Tubuh Balita yang Meninggal di Landasan Ulin, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:10 WITA

Pengguna Pertalite di Banjarbaru Bertambah, Pengendara Pilih BBM Lebih Murah Usai Pertamax Naik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:13 WITA

Pesantren Kilat Lansia Digelar di Banjarbaru, Bekali Peserta Hadapi Usia Senja dengan Ilmu Agama dan Kesehatan Jiwa

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11 WITA

Warga Guntung Manggis Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah, Diduga Akibat Sakit

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:04 WITA

Tanggapi Kasus ASN Tersangka Korupsi Tambang, Dinas ESDM Kalsel Janji Kooperatif dengan Penyidik

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:01 WITA

Kenaikan Harga Oli Mulai Dirasakan Pengendara di Banjarbaru, Bengkel Sebut Naik Sekitar Rp10 Ribu

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA