Pemprov Kaltim Targetkan Seluruh Desa Terkoneksi Internet Gratis pada Semester I 2026

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:40 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : kaltimprov.go.id

FOTO : kaltimprov.go.id

pro1.id, KALTIM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan seluruh desa di wilayahnya telah menikmati layanan internet gratis paling lambat semester pertama 2026. Dari total 841 desa di Kalimantan Timur, hingga akhir 2025 tercatat 802 desa sudah terpasang akses internet.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim, Muhammad Faisal, menyebutkan masih ada 39 desa yang menjadi fokus penyelesaian pada tahun ini.

“Insya Allah pada semester pertama 2026 seluruhnya bisa rampung. Artinya, 841 desa di Kaltim sudah memiliki akses internet,” ujarnya saat konferensi pers di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim, Senin (2/3/2026).

Ia memaparkan capaian pemasangan di masing-masing daerah. Kabupaten Mahakam Ulu telah menuntaskan 50 desa, Kutai Barat 167 desa, Paser 131 desa, dan Penajam Paser Utara seluruh desanya sudah terpasang. Sementara itu, Kutai Kartanegara mencatat 188 desa, Kutai Timur 136 dari 139 desa (tersisa tiga desa), serta Berau yang menyisakan satu desa.

Baca Juga :  Stok Beras di Kaltim Dipastikan Aman hingga Idulfitri

Adapun 39 desa yang masih dalam tahap pemasangan pada 2026 tersebar di beberapa wilayah, yakni satu desa di Berau, 23 desa di Kutai Barat, lima desa di Kutai Kartanegara, dua desa di Kutai Timur, dan delapan desa di Paser.

Menurut Faisal, kendala utama dalam program ini adalah keterbatasan pasokan listrik di sejumlah desa terpencil. Desa yang belum memiliki aliran listrik permanen menjadi tantangan tersendiri dalam operasional jaringan internet.

“Kalau listrik belum tersedia, tentu layanan internet tidak bisa berjalan optimal. Memang ada desa yang tetap meminta pemasangan dengan dukungan genset, tetapi saat genset tidak menyala, koneksi juga ikut terhenti,” jelasnya.

Baca Juga :  Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman

Sebagian desa telah memanfaatkan sumber energi alternatif seperti tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga air skala kecil untuk menunjang operasional perangkat internet.

Dalam implementasinya, pemerintah menggunakan berbagai jenis jaringan, yakni fiber optik di 439 desa, seluler di 131 desa, dan satelit di 232 desa.

“Fiber optik memang memberikan kecepatan terbaik. Namun untuk wilayah yang sulit dijangkau kabel, kami memanfaatkan jaringan satelit maupun seluler,” tambahnya.

Program ini menggandeng sejumlah penyedia layanan, di antaranya Telkom Indonesia, Telkomsel, Comtelindo, Icon Plus, Telkomsat, PSN, serta Basecamp.

“Apapun hambatannya, kami berkomitmen memastikan seluruh desa di Kaltim terhubung internet. Ini target yang harus kami capai,” tegas Faisal.

(SUMBER : kaltimprov.go.id)

Berita Terkait

LPKSM Borneo Kalimantan Somasi XL di Samarinda, Dorong Penyelesaian Keluhan Konsumen
Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar
Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan
Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah
Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir
Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman
Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa
Keraton Sambaliung Jadi Sorotan Tim Penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:11 WITA

LPKSM Borneo Kalimantan Somasi XL di Samarinda, Dorong Penyelesaian Keluhan Konsumen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:45 WITA

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 00:48 WITA

Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45 WITA

Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA