Keraton Sambaliung Jadi Sorotan Tim Penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:59 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BERAU – Keraton Sambaliung menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi tim penilai Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dalam rangka penilaian warisan budaya di Kabupaten Berau, Jumat (10/7/2026). Situs bersejarah tersebut dinilai memiliki nilai penting dalam memperkuat identitas budaya yang menjadi bagian dari kawasan geopark.

Kedatangan tim disambut oleh keluarga besar Kesultanan Sambaliung. Selama kunjungan, rombongan diajak menelusuri sejarah keraton oleh Datu Rizal, keturunan Raja pertama Kesultanan Sambaliung, yang menjelaskan perjalanan berdirinya kesultanan beserta peran para sultannya dalam sejarah Berau.

Baca Juga :  Wings Air Siapkan Penerbangan Perdana Samarinda–Melak, Perjalanan Kutai Barat Kini Hanya 45 Menit

Datu Rizal mengisahkan Kesultanan Sambaliung lahir setelah terjadinya pemisahan dari Kerajaan Berau pada awal abad ke-19. Ia juga memaparkan perjuangan Sultan Alimuddin yang menentang campur tangan pemerintah kolonial Hindia Belanda, hingga akhirnya diasingkan ke Makassar pada tahun 1834.

“Keraton Sambaliung tidak hanya menjadi saksi sejarah Kesultanan Sambaliung, tetapi juga mencerminkan perjuangan para pemimpin Berau dalam mempertahankan kedaulatan daerah,” ujarnya.

Selain mengulas sejarah masa kolonial, rombongan juga mendapat penjelasan mengenai perjalanan Kesultanan Sambaliung setelah Indonesia merdeka. Di bawah kepemimpinan Sultan Muhammad Aminuddin, kesultanan secara resmi menyatakan bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga wilayahnya menjadi bagian dari Kabupaten Berau.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia Tambah Armada di Balikpapan

Peninjauan ini merupakan bagian dari proses evaluasi aspek warisan budaya dalam pengembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Keberadaan Keraton Sambaliung diharapkan dapat memperkuat nilai budaya kawasan geopark sekaligus meningkatkan daya tarik wisata sejarah di Kabupaten Berau bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

SUMBER : PORTAL KALTIM

Berita Terkait

LPKSM Borneo Kalimantan Somasi XL di Samarinda, Dorong Penyelesaian Keluhan Konsumen
Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar
Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan
Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah
Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir
Respons Aspirasi Warga, Gubernur Kaltim Tinjau Jembatan Mahulu dan Pastikan Kondisinya Aman
Pemprov Kaltim Satukan Langkah Perluas Listrik dan Internet Hingga Pelosok Desa
Qori Asal Kaltim Raih Juara MTQ Pelajar Internasional di Malaysia, Harumkan Nama Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:11 WITA

LPKSM Borneo Kalimantan Somasi XL di Samarinda, Dorong Penyelesaian Keluhan Konsumen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:45 WITA

Pemprov Kaltim Ambil Alih Pengelolaan Mall Lembuswana, Siapkan Revitalisasi Kawasan

Senin, 27 Juli 2026 - 00:48 WITA

Kaltim Miliki Hampir 240 Ribu Hektare Mangrove, Penanaman 12 Ribu Bibit Jadi Bagian Renaksi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45 WITA

Hari Mangrove Sedunia 2026, Pemprov Kaltim Tanam 12 Ribu Bibit di Pantai Lamaru Dukung Pelestarian Pesisir

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA