Polda Kalsel Tanam Jagung Tahap Kedua, Dukung Program Ketahanan Pangan

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : HUMAS POLDA KALSEL

FOTO : HUMAS POLDA KALSEL

pro1.id, TANAH LAUT – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) kembali melanjutkan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung tahap kedua di lahan binaan Bidang Propam Polda Kalsel. Kegiatan berlangsung di Jalan Gang Mawar, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tala, Rabu (24/9/2025).

Acara yang dimulai pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Dr. Golkar Pangarso Rahardjo Winarsadi, sejumlah pejabat utama Polda Kalsel, Kapolres Tala, perwakilan Pemkab Tala, TNI, serta kelompok tani setempat.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menyampaikan, dalam arahannya Wakapolda menegaskan penanaman jagung merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah memperkuat ketahanan pangan.

Baca Juga :  Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Jaringan Diduga Terhubung Antarprovinsi

“Lahan binaan seluas 57 hektare ini kita manfaatkan untuk jagung. Pilihannya tepat karena kebutuhan jagung di Kalsel tinggi, sementara pasokan lokal belum mencapai 20 persen,” ujarnya.

Secara nasional, pemerintah menargetkan satu juta hektare lahan jagung dengan produksi empat juta ton. Di Kalsel, target penanaman ditetapkan seluas 5.000 hektare.

“Dengan langkah ini, ketersediaan jagung diharapkan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Bagi Polri, menjaga kesejahteraan berarti juga menjaga stabilitas keamanan,” tegas Wakapolda.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Banjarbaru Berikan Bantuan Insentif untuk Petugas Pemakaman

Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Hery Purnomo menambahkan, tahap pertama penanaman sebelumnya telah menghasilkan sekitar 160 ton jagung.

“Hasil itu menjadi motivasi untuk menanam kembali pada tahap kedua. Semoga produksinya bisa lebih besar,” katanya.

Program ini disambut baik warga setempat karena bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan daerah, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan para petani.

Berita Terkait

Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian
Pemkab Banjar Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden RI
Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai
Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala
Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Bertepatan 21 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Menhub Imbau Maskapai Tingkatkan Kewaspadaan
Impor Energi Tidak Bertambah, Pemerintah Hanya Alihkan Negara Pemasok

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:14 WITA

Paser Siap Gelar Kejuaraan Paralayang Internasional, Atlet Dunia Dijadwalkan Ambil Bagian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:31 WITA

Pemkab Banjar Ikuti Peresmian Operasional 1.061 KDKMP oleh Presiden RI

Minggu, 26 April 2026 - 04:44 WITA

Peringati Hari Bumi Sedunia : Mapala Piranha FPIK ULM Gelar Trail Run “Borneo Biometrial Run 2026”, Gabungkan Pegunungan dan Pantai

Jumat, 10 April 2026 - 18:14 WITA

Runway Terbatas, Penerbangan Umrah Langsung dari Syamsudin Noor Masih Terkendala

Jumat, 10 April 2026 - 14:41 WITA

Imipas Perketat Pengawasan, Menteri Agus Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkotika di Lapas

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Setelah Melalui Proses Panjang, PAW DPRD Banjar Akhirnya Tuntas

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:55 WITA