Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Dinkes Banjarbaru Genjot Imunisasi

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 18:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru mencatat sebanyak 56 kasus suspek campak hingga akhir Maret 2026. Kondisi ini mendorong percepatan program imunisasi guna menekan potensi penyebaran penyakit di masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Juhai Triyanti Agustina, mengungkapkan dari total kasus tersebut, sebagian telah melalui pemeriksaan laboratorium untuk memastikan statusnya.

“Dari 41 sampel yang diperiksa, 25 dinyatakan negatif, dua kasus terkonfirmasi positif campak, dan satu kasus positif rubella,” ujarnya.

Ia menambahkan, temuan ini menjadi perhatian serius karena campak dan rubella merupakan penyakit menular yang berisiko tinggi, khususnya pada anak-anak dengan imunisasi yang belum lengkap.

Baca Juga :  Dinkes Banjarbaru Waspadai Penyalahgunaan Seledryl di Kalangan Remaja

“Ini yang harus kita kejar, terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi secara lengkap,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Banjarbaru mengintensifkan pelaksanaan imunisasi melalui program Penari atau Sepekan Mengejar Imunisasi yang digelar pada 6 hingga 12 April 2026.

Program tersebut difokuskan untuk mengejar ketertinggalan cakupan imunisasi di berbagai kelompok usia, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

“Target kita minimal 95 persen cakupan imunisasi, bahkan kalau bisa mencapai 100 persen,” tegas Juhai Triyanti Agustina.

Baca Juga : 

Ia juga memastikan ketersediaan vaksin dalam kondisi aman dan mencukupi, baik dari stok daerah maupun dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.

Selama program berlangsung, layanan imunisasi dibuka di seluruh puskesmas di Banjarbaru dan diperkuat melalui pelayanan di posyandu yang tersebar di berbagai wilayah.

“Silakan masyarakat datang ke puskesmas atau posyandu terdekat untuk melengkapi imunisasi,” imbaunya.

Melalui upaya ini, Dinkes Banjarbaru berharap cakupan imunisasi dapat meningkat signifikan sehingga risiko penyebaran campak dan rubella bisa ditekan secara optimal.

Berita Terkait

Helvyn Girsang Kembali Pimpin Organda Banjarbaru, Peremajaan Angkutan Jadi Prioritas
Kompaknya Warga Masjid Baiturrahman Banjarbaru dalam Ibadah Kurban 1447 Hijriah
Masjid Baiturrahman Sembelih 13 Ekor Sapi Kurban, Libatkan 75 Panitia dan Salurkan 1.200 Kupon
DPKP Kalsel Siapkan Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla Akibat El Nino Gozilla
Wali Kota Banjarbaru Gaungkan Gerakan Menanam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
Lapangan Basket Van Der Pijl di Banjarbaru Segera Diperbaiki, Disperkim Pastikan Masuk Anggaran Pemeliharaan
Wali Kota Banjarbaru Minta Kasus Dugaan Perundungan Siswa Diselesaikan dengan Pendampingan Korban
DPRD Banjarbaru Pastikan Dukung Bonus Atlet Berprestasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:33 WITA

Helvyn Girsang Kembali Pimpin Organda Banjarbaru, Peremajaan Angkutan Jadi Prioritas

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:17 WITA

Kompaknya Warga Masjid Baiturrahman Banjarbaru dalam Ibadah Kurban 1447 Hijriah

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:10 WITA

Masjid Baiturrahman Sembelih 13 Ekor Sapi Kurban, Libatkan 75 Panitia dan Salurkan 1.200 Kupon

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:02 WITA

DPKP Kalsel Siapkan Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla Akibat El Nino Gozilla

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:44 WITA

Wali Kota Banjarbaru Gaungkan Gerakan Menanam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Mobil Angkutan Umum Terbakar di Halaman Masjid Al Karomah Martapura

Senin, 1 Jun 2026 - 19:45 WITA