pro1.id, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar resmi mengukuhkan 30 personel baru Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melalui prosesi pembaretan yang digelar di kawasan Tahura Sultan Adam, Kecamatan Karang Intan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ditutup dengan tradisi penyiraman air bunga sebagai simbol penyucian diri sekaligus kesiapan mengemban tugas sebagai penegak peraturan daerah.



Prosesi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, yang menyampaikan bahwa pembinaan dan pembaretan bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan mental personel sebelum bertugas di tengah masyarakat.

“Pembaretan ini memiliki makna membangun kekompakan, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta membentuk personel Satpol PP yang humanis namun tetap tegas dalam menjalankan tugas. Dengan soliditas yang baik, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan di lapangan,” ujar Yudi Andrea.



Ia menambahkan, kebutuhan personel Satpol PP di Kabupaten Banjar saat ini dinilai telah mencukupi. Ke depan, pemerintah akan mengoptimalkan penempatan anggota ke sejumlah kecamatan dan wilayah yang dinilai rawan pelanggaran ketertiban umum, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih merata.
Menurut Yudi, keberadaan personel di lapangan tidak lagi hanya terfokus di kawasan perkotaan Martapura, tetapi juga diarahkan untuk mendukung penegakan Peraturan Daerah (Perda) di berbagai titik, termasuk kawasan yang kerap menjadi lokasi aktivitas pedagang kaki lima dan pusat keramaian.


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP Kabupaten Banjar, Fahruddin, menegaskan bahwa setiap personel yang telah mengikuti pembinaan dituntut memiliki integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang tinggi sebagai aparat penegak perda.
“Masyarakat membutuhkan kehadiran Satpol PP, baik dalam menjaga ketertiban umum, menangani pelanggaran peraturan daerah, maupun membantu saat terjadi kondisi darurat. Karena itu, setiap anggota harus memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugas pengabdian,” katanya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemasangan baret kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus mengikuti tahapan pembinaan. Baret tersebut menjadi simbol kehormatan sekaligus penanda kesiapan personel baru Satpol PP Kabupaten Banjar untuk mengemban tugas menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta menegakkan peraturan daerah secara profesional dan humanis.










