BPBD Kalsel Imbau Warga Pesisir Siaga Hadapi Fenomena Supermoon 5 November 2025

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 20:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Supermoon. Foto: Canva

Ilustrasi Supermoon. Foto: Canva

pro1.id, Banjarbaru– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengeluarkan imbauan siaga penuh terkait fenomena Supermoon yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 5 November 2025.

Fenomena alam itu, ditandai dengan posisi bulan berada paling dekat dengan Bumi, berpotensi memicu banjir rob atau pasang tinggi air laut di sejumlah wilayah pesisir Kalsel.

“Surat edaran kesiapsiagaan telah dikirimkan ke BPBD kabupaten/kota yang berpotensi terdampak,” ujar Plt Kepala BPBD Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, Selasa (4/11/2025).

Pasang Air Laut Diprediksi Capai 2,9 Meter

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena Supermoon dapat menyebabkan peningkatan signifikan pada permukaan air laut.

Ketinggian pasang diperkirakan mencapai 2,1 hingga 2,9 meter, terutama di wilayah pesisir dan daerah rendah yang berdekatan dengan muara sungai.

“Kondisi ini berpotensi menimbulkan genangan di sejumlah kawasan. Karena itu, kami mengambil langkah antisipasi dengan mengirim surat edaran kepada BPBD kabupaten/kota agar meningkatkan kewaspadaan,” jelas Gusti Yanuar.

Baca Juga :  Santri 16 Tahun Asal Paser Berhasil Ditemukan Dengan Kondisi Tak Bernyawa Usai Tenggelam di Sungai Martapura

Wilayah Berisiko dan Imbauan untuk Warga

Sejumlah daerah yang berpotensi terdampak banjir rob akibat Supermoon antara lain Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Kabupaten Banjar.

BPBD Kalsel mengimbau masyarakat di wilayah pesisir dan bantaran sungai untuk mengamankan barang-barang penting, serta menghindari aktivitas di tepi laut atau muara sungai selama periode pasang tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada. Selalu pantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat, serta segera laporkan ke aparat desa atau petugas BPBD jika terjadi kenaikan air yang signifikan,” pesannya.

Koordinasi dan Pemantauan Intensif

Gusti Yanuar menegaskan, fenomena Supermoon merupakan peristiwa alam yang dapat diantisipasi dengan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik.

Baca Juga :  Diduga Korsleting, Ruang PKG SDN Jawa 5 Martapura Hangus Terbakar

“Ini bagian dari upaya kita memastikan masyarakat tetap aman dan siap menghadapi potensi bencana yang mungkin timbul,” ujarnya.

BPBD Kalsel berkomitmen melakukan pemantauan kondisi cuaca dan pasang air laut secara real-time, serta memperkuat koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota dan instansi teknis terkait guna memastikan langkah mitigasi bencana berjalan efektif di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

Diduga Tangki BBM Bocor, Sepeda Motor Terbakar di Gang Pribadi Sekumpul
Warga Sekumpul Dikejutkan Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Rumah
Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit
Pria Terluka Akibat Penusukan di Taman CBS Martapura, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Lansia yang Diduga Tersesat di Hutan Gambut Banjar Berhasil Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan
Pria 60 Tahun Diduga Tersesat di Hutan Gambut Banjar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Basarnas Cari ABK yang Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 di Perairan Bunati

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WITA

Diduga Tangki BBM Bocor, Sepeda Motor Terbakar di Gang Pribadi Sekumpul

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:10 WITA

Warga Sekumpul Dikejutkan Penemuan Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Rumah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Polsek Long Kali Evakuasi Penemuan Jenazah Pria di Pondok Kebun, Diduga Meninggal karena Sakit

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:10 WITA

Pria Terluka Akibat Penusukan di Taman CBS Martapura, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:38 WITA

Korban Diduga Terjatuh dari TB Jhoni 32 Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

Berita Terbaru