FPIK ULM Bersama DKPP Banjar Siap Lakukan Tes Morfologi dan DNA Kepada Ikan Diduga Mirip Lohan di Waduk Riam Kanan

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 17:39 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Akademi FPIK ULM, Dr. Hj. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si.,

Akademi FPIK ULM, Dr. Hj. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si.,

pro1.id, BANJARBARU – Warga di sekitar Waduk Riam Kanan dibuat penasaran setelah menemukan ikan berwarna mencolok yang bentuknya sekilas dianggap mirip lohan. Agar tidak terjadi salah paham, pihak Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyatakan akan melakukan pengecekan langsung.

Akademi FPIK ULM, Dr. Hj. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si., penampilan ikan dari foto yang beredar belum cukup untuk menentukan spesiesnya. Ia menyampaikan bahwa kemungkinan awal, ikan tersebut masih termasuk nila yang memiliki variasi warna akibat perkawinan dalam populasi.

“Kami belum bisa memberikan kesimpulan apa-apa. Ciri luarnya memang menunjukkan kemungkinan nila yang mengalami inbreeding, tapi itu hanya dugaan sebelum penelitian,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga :  Kebakaran Besar di Kelurahan Melayu Tenggarong, 47 KK Terdampak dan Lebih dari 50 Rumah Dilaporkan Terbakar

Ia menambahkan, pola warna hitam-oranye dan totol pada tubuh ikan merupakan ciri yang bisa muncul pada kelompok ikan yang berkembang biak dalam lingkup yang sama. Untuk memastikan jenisnya, analisis genetik dan morfologi tetap harus dilakukan.

Dalam waktu dekat, tim FPIK ULM bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar akan mengumpulkan sampel ikan dari lokasi. Mereka akan mengambil beberapa jenis nila dan ikan yang dianggap mirip lohan untuk dicocokkan melalui uji DNA.

“Hasil analisis nanti akan menunjukkan apakah mereka satu spesies atau berbeda. Ini penting agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan,” tutur Indira.

Baca Juga :  Banjarbaru Gulirkan Bantuan Multi Sektor untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Ia juga menjelaskan bahwa lohan bukanlah ikan asli Indonesia dan ciri tubuhnya berbeda dengan nila yang masuk dalam genus Oreochromis.

“Kalau dilihat sepintas, ikan di Waduk Riam Kanan belum tentu lohan. Indikasi awal lebih mengarah ke nila dengan warna tidak biasa, tapi tentu harus dibuktikan,” tambahnya.

Indira berharap masyarakat tetap tenang dan menunggu hasil penelitian yang segera dilakukan bersama dinas terkait.

“Kami sudah berkoordinasi. Begitu hasilnya keluar, akan langsung disampaikan,” tutupnya.

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla
Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari
Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat
Yasnaya Banjarbaru Uji Coba Operasional, Siapkan Kafe 24 Jam Bernuansa Jepang dengan Menu Sehat
Program Genius Kenalkan Pola Makan B2SA kepada Siswa SDN 1 Guntung Paikat
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pambakal Kuin Besar Ikuti Bimtek Awal Masa Jabatan Periode Kedua

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:01 WITA