pro1.id, BANJARBARU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Upaya tersebut ditegaskan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, saat mendampingi Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, meninjau kawasan hutan lindung bekas terbakar di Kecamatan Liang Anggang, Senin (12/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Lisa menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru terus melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan relawan, untuk mendukung penanganan karhutla. Kesiapan personel serta koordinasi antarpihak menjadi perhatian untuk menghadapi kebakaran yang masih mengancam kawasan hutan dan lahan.
Lisa juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan untuk mendukung upaya penanganan karhutla di Banjarbaru. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan diarahkan agar tepat sasaran.
“Pemerintah Kota Banjarbaru mengucapkan terima kasih atas bantuan dari pemerintah pusat untuk penanganan karhutla di Kota Banjarbaru. Bantuan tersebut akan kita maksimalkan agar penggunaannya tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Lisa, dukungan dari pemerintah pusat menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat upaya penanganan kebakaran. Pemko Banjarbaru terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia bersama unsur terkait untuk mengurangi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) masih berlangsung di wilayah utara Kalimantan Selatan atau kawasan Banua Enam. Berdasarkan informasi yang disampaikan, Kota Banjarbaru belum termasuk wilayah pelaksanaan operasi tersebut.
Dengan kondisi tersebut, kesiapsiagaan personel gabungan dan upaya pemadaman tetap menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla di Banjarbaru. Koordinasi lintas sektor juga terus diperlukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan.
Pemerintah Kota Banjarbaru mendorong seluruh unsur yang terlibat agar tetap waspada dan memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Langkah ini diarahkan untuk menekan dampak kebakaran, melindungi kawasan hutan, serta mengurangi ancaman terhadap masyarakat dan lingkungan.
Peninjauan bersama Menteri Kehutanan RI di kawasan hutan lindung Liang Anggang tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kondisi kawasan yang terdampak kebakaran. Pemerintah daerah pun terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan untuk menghadapi ancaman karhutla di wilayah Banjarbaru.
Sumber : MC Banjarbaru















