Dari Laboratorium ke Industri: THP FPIK ULM Siapkan Lulusan Unggul dan Profesional

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, KALSEL – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Lambung Mangkurat terus menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan ilmu dan teknologi pengolahan hasil perikanan berbasis lingkungan lahan basah.

Selamat datang di Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) Universitas Lambung Mangkurat. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Universitas Lambung Mangkurat yang memiliki visi sebagai perguruan tinggi terkemuka dan berdaya saing di bidang lingkungan lahan basah, maka Program Studi THP juga memiliki visi untuk menjadi prodi terkemuka yang berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang lingkungan lahan basah, khususnya di bidang pengolahan hasil perikanan.

Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Candra, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa THP hadir untuk menjawab tantangan pengelolaan dan pengolahan sumber daya perikanan yang berkelanjutan serta bernilai tambah tinggi.

 

Visi

Terwujudnya program studi terkemuka dan berdaya saing bidang Teknologi Hasil Perikanan lahan basah di wilayah Asia Tenggara.

 

Misi

  1. Menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi berdaya saing nasional dan internasional berorientasi pengembangan IPTEKS teknologi hasil perikanan lahan basah.
  2. Menyelenggarakan penguatan tata kelola program studi berdasarkan tata kelola universitas yang baik (good governance), mengembangkan kelembagaan, meningkatkan kualitas SDM dan sarana prasarana.
  3. Menyelenggarakan kerja sama dengan berbagai program studi perguruan tinggi dalam dan luar negeri, pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha dan industri, serta pemangku kepentingan lainnya pada tingkat nasional dan internasional.

 

Sejarah Panjang dan Kokoh Sejak 1964

Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat berdiri sejak tahun 1964 dengan nama Departemen Hidrologi dan Departemen Sosial Ekonomi.

Pada tahun 1979 berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Perikanan Unlam Nomor 706/PT.10.9/C/1979 tanggal 1 Agustus 1979, Jurusan Teknologi Hasil Perikanan meliputi dua bidang studi, yaitu Bidang Studi Teknologi Penangkapan Ikan dan Pengolahan Hasil Perikanan.

Baca Juga :  Uji Kelayakan Tahap II Digelar, PKB Saring Calon Ketua DPC se-Kalsel

Selanjutnya SK Mendikbud Nomor 0566/0/1983 tanggal 8 Desember 1983 menyebutkan bahwa Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan membawahi Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan.

Pada tahun 1996, Ditjen Dikti menerbitkan Surat Keputusan Nomor 228/DIKTI/Kep./1996 tanggal 11 Juli 1996 yang menjadi dasar pendirian PS Teknologi Hasil Perikanan.

Kemudian pada 29 November 2007 diterbitkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 163/DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi Pada Perguruan Tinggi yang mencantumkan PS Teknologi Hasil Perikanan dengan Kode S-1 54-244.

 

Struktur Organisasi Program Studi Teknologi Hasil Perikanan

 

Tim Akademik Profesional dan Inspiratif

Program Studi THP didukung staf akademik profesional dan berdedikasi tinggi. Semangat kolaborasi, inovasi, dan keunggulan akademik menjadi fondasi utama. Para dosen tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi serta menjadi mitra belajar dan peneliti yang siap membimbing mahasiswa menembus batas pengetahuan.

 

Kurikulum Berbasis KKNI dan Kebutuhan Industri

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) dirancang untuk mencetak lulusan unggul dan profesional dalam bidang pengolahan, pengawetan, pemanfaatan, dan pengembangan produk hasil perikanan yang berkualitas, bernilai tambah, serta ramah lingkungan.

Kurikulum disusun mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan dunia kerja dan industri.

 

Sistem Kredit Semester (SKS)

  1. SKS (Satuan Kredit Semester) merupakan ukuran beban belajar mahasiswa yang mencakup kegiatan pembelajaran di kelas, praktikum, kerja lapangan, tugas terstruktur, dan kegiatan mandiri.
  2. Total beban belajar yang harus diselesaikan mahasiswa untuk memperoleh gelar sarjana adalah minimal 144 SKS.

 

STRUKTUR UMUM KURIKULUM

 

PENJELASAN MATA KULIAH PILIHAN (20 SKS)

Mahasiswa diberikan kebebasan memilih mata kuliah sesuai minat, bakat, dan rencana karier masa depan. Mata kuliah pilihan ini memperdalam kompetensi dan mendukung pengembangan keilmuan maupun keterampilan praktis.

Baca Juga :  Mahasiswa ULM Berperan Penting di Balik Sukses Atlet Kalsel di POPNAS XVII 2025

Bidang penguatan meliputi:

Teknologi pengolahan modern

Pemanfaatan limbah

Produk bernilai fungsional

Aspek sosial dan kewirausahaan berbasis sumber daya perikanan dan pesisir

Dengan mata kuliah pilihan ini, mahasiswa dapat membangun profil lulusan yang lebih spesifik dan unggul, baik untuk kebutuhan industri, riset, maupun wirausaha.

 

Laboratorium Modern dan Lengkap

FPIK ULM menyediakan fasilitas laboratorium modern yang mendukung pembelajaran komprehensif, meliputi:

Laboratorium Kimia Pangan

Laboratorium Mikrobiologi

Laboratorium Organoleptik

Laboratorium Bahan Baku

Fasilitas Workshop

Fasilitas ini dirancang untuk memperdalam pemahaman teoritis sekaligus mengasah keterampilan praktis mahasiswa, mempersiapkan mereka menghadapi tantangan dunia profesional.

 

Himalogikan: Wadah Kreativitas dan Profesionalisme Mahasiswa

Himalogikan Universitas Lambung Mangkurat merupakan Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan (THP) yang menjadi wadah pengembangan akademik, keprofesian, dan kreativitas mahasiswa.

Organisasi ini memperkuat karakter mahasiswa sebagai insan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan industri pengolahan hasil perikanan, keberlanjutan sumber daya, serta inovasi produk perikanan.

Beragam kegiatan dijalankan, mulai dari:

Pengembangan kompetensi laboratorium

Pelatihan kewirausahaan berbasis hasil perikanan

Seminar dan diskusi ilmiah

Aksi sosial dan lingkungan

Untuk dokumentasi kegiatan dan karya mahasiswa, publik dapat mengikuti media sosial resmi Himalogikan FPIK ULM:

Instagram: https://www.instagram.com/himalogikan.ulm/

TikTok: https://www.tiktok.com/@himalogikan_ulm

YouTube: http://www.youtube.com/@himalogikanfpikulm

Melalui platform tersebut, Himalogikan membuka ruang informasi, publikasi kegiatan, serta membangun sinergi dengan civitas akademika, stakeholder perikanan, pemerintah, dan masyarakat umum.

 

Alumni Insight

  

Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FPIK Universitas Lambung Mangkurat bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang tumbuh bagi generasi inovatif dan berdaya saing dalam dunia teknologi hasil perikanan berbasis lahan basah.

Ayo bergabung bersama THP FPIK ULM — rumah bagi calon profesional, peneliti, dan wirausaha masa depan di bidang Teknologi Hasil Perikanan.

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar
Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan
Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi
Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru
Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang
Dugaan Pungli Perizinan Tambang Rp1,2 Miliar Diusut, ASN ESDM Kalsel Ditetapkan Tersangka
Adanya Penjagaan dan Pelayanan Mendadak Tutup, Ada Apa di Kantor Dinas ESDM Kalsel?
Operasi Antik Intan 2026, Polda Kalsel Ungkap Ratusan Kasus Narkoba dan Bongkar Jaringan Fredy Pratama

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:08 WITA

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:55 WITA

Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:49 WITA

Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang

Berita Terbaru