Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi, Jaringan Diduga Terhubung Antarprovinsi

- Penulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id,BANJARBARU – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selatan mengungkap kasus besar peredaran gelap narkotika dengan menyita 29,9 kilogram sabu dan 15.056 butir pil ekstasi. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers, Selasa (24/2/2026) siang.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menyampaikan keterangan Kapolda Kalsel Rosyanto Yudha Hermawan, yang menyebut pengungkapan ini sebagai salah satu kasus besar di awal Ramadan.

“Kasus ini merupakan jaringan antarprovinsi yang menghubungkan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta diduga terafiliasi jaringan internasional yang dikendalikan seorang bandar berinisial FP alias M,” ungkap Kapolda.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tersangka IW (32), yang diketahui memiliki alamat di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, serta di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kronologi Penangkapan

Penangkapan dilakukan pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 02.15 Wita. Petugas menerima informasi masyarakat bahwa tersangka kerap melakukan transaksi dan pengantaran sabu serta ekstasi.

Baca Juga :  Polda Kalsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp110 Miliar, 60 Tersangka Dibekuk Termasuk Jaringan Fredy Pratama

Setelah melakukan penyelidikan dan analisis data secara mendalam, tim berhasil melacak keberadaan target. IW kemudian ditangkap dan digeledah di lokasi yang telah dipastikan sebelumnya.

Dari penggeledahan, polisi menemukan satu tas ransel warna oranye berisi 30 paket sabu dengan berat total 29.944,33 gram serta tiga paket besar berisi 15.056 butir ekstasi dengan berat bersih 5.767,47 gram. Seluruh barang bukti langsung diamankan ke Mapolda Kalsel untuk proses hukum lanjutan.

Kapolda menjelaskan, sabu dikemas dalam plastik berwarna emas dengan logo harimau, sedangkan ekstasi dikemas dalam bungkus besar berwarna putih guna mengelabui aparat.

Nilai Fantastis dan Dampak Sosial

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, menyebut jumlah barang bukti yang disita diperkirakan mampu menyelamatkan 164.777 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

“Jika sampai beredar, dampaknya akan sangat besar, bukan hanya pada kesehatan tetapi juga masa depan generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Anak Martapura Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Keluarga Laporkan ke Polisi

Nilai ekonomis barang bukti yang diamankan ditaksir mencapai Rp68,9 miliar. Selain itu, pengungkapan ini disebut dapat menghemat potensi biaya rehabilitasi hingga Rp823,8 miliar apabila para pengguna harus menjalani pemulihan.

Jerat Hukum dan Imbauan Ramadan

Tersangka IW dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan penyesuaian pidana terbaru serta pasal terkait dalam KUHP yang berlaku.

Kapolda Kalsel mengajak masyarakat menjaga situasi kamtibmas selama Ramadan dengan menjauhi narkoba, balap liar, maupun tawuran.

“Mari bersama memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian. Ini demi menyelamatkan generasi muda dan menjaga Banua tetap aman,” tegasnya.

Polda Kalsel memastikan akan terus memburu jaringan narkotika yang beroperasi di wilayah hukumnya serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Berita Terkait

Mercedes-Benz Club Banjarmasin Rayakan HUT ke-9 Lewat Turnamen Tenis, Peserta Datang dari Kalsel hingga Nasional
BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru
ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan
Terduga Begal Payudara di Martapura Diamankan Polisi, Kasusnya Kini Dalam Penanganan Penyidik
Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026
15 Taruna Akpol dan AAL Tuntaskan Taruna Bakti di Kalsel, Dukung Penguatan Sekolah Rakyat
Sidang Dugaan Pemalsuan Surat Tanah Berlanjut, Hakim Soroti Pencabutan Laporan Polisi
Disnakertrans Kalsel Gelar Job Fair 2026, Sediakan 1.945 Lowongan Kerja dari 46 Perusahaan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:17 WITA

Mercedes-Benz Club Banjarmasin Rayakan HUT ke-9 Lewat Turnamen Tenis, Peserta Datang dari Kalsel hingga Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:55 WITA

BPKH Wilayah V Verifikasi 7.000 Hektare Kawasan Hutan di Banjar dan Kotabaru

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:45 WITA

ATTI Pusat Kukuhkan Pengurus DPD hingga Sasana di Kalsel, Perkuat Pembinaan Taiji Quan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Terduga Begal Payudara di Martapura Diamankan Polisi, Kasusnya Kini Dalam Penanganan Penyidik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:35 WITA

Peminat Teknologi Hasil Perikanan FPIK ULM Meningkat, 42 Mahasiswa Bergabung pada 2026

Berita Terbaru