pro1.id, BANJARBARU – Sebanyak 15 taruna gabungan dari Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Angkatan Laut (AAL) telah menyelesaikan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Taruna Bakti yang berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan.



Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa para taruna diterjunkan ke tiga Sekolah Rakyat, yakni Sekolah Rakyat Menengah Pertama Landasan Ulin, Sekolah Rakyat Terintegrasi Guntung Manggis, dan Sekolah Rakyat Sungai Ulin.

Menurut Kapolda, kehadiran para taruna bertujuan membagikan pengetahuan sekaligus memberikan pembinaan karakter kepada para siswa melalui berbagai kegiatan edukatif.



“Kegiatan para taruna ini bertujuan membagi ilmu kepada anak-anak di Sekolah Rakyat guna membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, hingga pendampingan psikologi,” ujar Kapolda Kalsel, Jumat (7/8/2026).
Ia menambahkan, program Taruna Bakti juga merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis Presiden RI Prabowo Subianto di bidang pendidikan, khususnya dalam pengembangan Sekolah Rakyat.


Selama kegiatan berlangsung, seluruh materi dan aktivitas pembinaan dilaksanakan langsung oleh para taruna dengan pendampingan perwira dari Akpol dan AAL. Sementara itu, Polda Kalimantan Selatan memfasilitasi kebutuhan logistik, transportasi, serta akomodasi agar kegiatan berjalan lancar.
Kapolda berharap pengalaman yang diperoleh selama berinteraksi dengan masyarakat Kalimantan Selatan dapat menjadi bekal berharga bagi para taruna dalam membentuk jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.

“Saya berharap kegiatan Taruna Bakti ini menjadi pengalaman berharga bagi para taruna. Ke depan, program ini diharapkan semakin baik dan terus menjadi sarana mengasah jiwa sosial serta memperkaya pengalaman mereka di tengah masyarakat,” tutupnya.










