Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Balita di Banjarbaru, Ibu Kandung Jalani Pemeriksaan

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Aparat kepolisian tengah mendalami dugaan tindak kekerasan terhadap seorang balita perempuan berusia tiga tahun di kawasan Jalan Kasturi 2, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Kasus tersebut menjadi perhatian setelah keluarga korban melaporkan adanya sejumlah kejanggalan yang ditemukan pada tubuh balita berinisial NS. Laporan disampaikan kepada pihak kepolisian setelah korban dimakamkan.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Heru Setiawan, membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga terkait dugaan kekerasan terhadap balita tersebut. Saat ini, seorang perempuan berinisial S yang merupakan ibu kandung korban telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah korban dimakamkan, pihak keluarga melaporkan adanya kejanggalan yang mereka temukan. Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kompol Heru, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga :  Banjarbaru Siapkan Layanan Terpadu Sambut Momen 5 Rajab 1447 H, Seluruh SKPD Kerahkan Kesiapan Maksimal

Sebagai bagian dari proses penyidikan, kepolisian menjadwalkan pelaksanaan ekshumasi atau pembongkaran makam guna melakukan autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti yang dialami korban sekaligus melengkapi alat bukti dalam penanganan perkara.

Menurut Heru, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pendalaman terkait kronologi maupun motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Kami masih mendalami seluruh fakta dan alat bukti yang ada. Untuk perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan berjalan,” katanya.

Dari keterangan keluarga, korban selama ini tinggal bersama ibu kandung dan ayah sambungnya. Salah seorang kerabat korban, Husnul Khotimah, mengaku pihak keluarga merasa sangat terpukul atas peristiwa yang menimpa balita tersebut.

Baca Juga :  Kenaikan Air Sungai Riam Kanan, DKPP Banjar Minta Pembudidaya dan Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan

Ia menuturkan, keluarga pernah menawarkan diri untuk merawat korban. Namun saat itu permintaan tersebut tidak disetujui oleh ibu korban yang menyatakan masih mampu mengasuh anaknya sendiri.

Husnul mengenang korban sebagai anak yang aktif, ceria, dan mudah bergaul dengan lingkungan sekitar. Ia berharap proses hukum dapat berjalan secara objektif sehingga seluruh fakta yang sebenarnya dapat terungkap.

Saat ini, penyidik Polsek Liang Anggang bersama jajaran Polres Banjarbaru masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak kekerasan yang menimpa balita tersebut.

Berita Terkait

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Terduga Begal Payudara di Martapura Diamankan Polisi, Kasusnya Kini Dalam Penanganan Penyidik
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat
59 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Rampung, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Berita Terbaru