Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MARTAPURA – Kodim 1006/Banjar melalui program Jembatan Garuda membangun empat jembatan di wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Infrastruktur tersebut dibangun untuk memperkuat akses masyarakat, terutama di kawasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana penghubung.

Dandim 1006/Banjar Letkol Inf. Bambang Prasetyo Prabujaya mengatakan, empat jembatan tersebut terdiri dari satu jembatan gantung di Pengaron, satu jembatan rangka di Guntung Manggis, Banjarbaru, serta dua jembatan beton yang berada di Kiram dan Tatah Bangkal, Kabupaten Banjar.

Pembangunan keempat jembatan dilakukan dengan waktu relatif singkat. Jembatan rangka di Guntung Manggis dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 16 hari, sedangkan dua jembatan beton di Kiram dan Tatah Bangkal masing-masing membutuhkan waktu sekitar 21 hari.

“Jembatan rangka yang di Guntung Manggis 16 hari. Jembatan beton ada dua, di Tatah Bangkal dengan yang di wilayah Kiram, sekitar 21 hari,” ujar Bambang.

Baca Juga :  PT AGM Gandeng BPBD dan FJB, 1.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Korban Pascabanjir di Banjar

Sementara itu, jembatan gantung di Pengaron membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan. Dengan panjang kurang lebih 25 meter, jembatan tersebut memiliki tingkat kesulitan teknis lebih tinggi sehingga pengerjaannya dilakukan secara hati-hati.

“Jembatan gantung ini punya kesulitan teknis yang cukup luar biasa. Tidak bisa sembarang salah berhitung. Saya melibatkan tim teknis ataupun ahli sipil karena saya tidak mau salah dalam membangun,” jelasnya.

Pembangunan jembatan gantung di Pengaron menjadi salah satu bagian penting dari program tersebut. Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan jembatan kayu yang kondisinya sangat terbatas dan kerap rusak ketika terjadi banjir.

Kondisi itu bahkan berdampak terhadap aktivitas pendidikan. Anak-anak dari sejumlah desa harus menggunakan rakit kecil untuk menyeberangi sungai saat hendak berangkat ke sekolah.

“Setiap banjir, jembatan itu habis. Anak-anak sekolah menyeberang menggunakan rakit kecil untuk bisa sekolah. Itu alasan awal kenapa kita masukkan dalam daftar yang kita bangun,” ungkap Bambang.

Ia menegaskan, pembangunan jembatan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan. Tim teknis dan ahli sipil dilibatkan agar konstruksi yang dibangun benar-benar aman dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sambut 5 Rajab, YPR Kobra Kalsel Buka Posko Unik: Cek Kesehatan, Pijat Gratis hingga Servis Kendaraan Gratis

Bambang juga meminta masyarakat ikut menjaga dan memanfaatkan jembatan yang telah dibangun. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut merupakan fasilitas bersama yang harus dirawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Yang pertama, tolong dirawat jembatan yang sudah kita bangun. Yang kedua, manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Menurut Bambang, program Jembatan Garuda juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur masyarakat. Keterlibatan TNI diharapkan dapat mempercepat pembangunan, terutama di wilayah yang membutuhkan akses secara mendesak.

“Masa kita tega melihat anak-anak mau sekolah sudah berpakaian rapi, menyeberang, sampai sekolah sudah basah. Jadi kita memotong itu sehingga cepat dan tepat sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara
Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis
Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:19 WITA

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:11 WITA

Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA