pro1.id, KOTABARU – Inovasi pelajar Kabupaten Kotabaru di bidang keselamatan transportasi berhasil mencuri perhatian dalam ajang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026.
Melalui karya inovasi bertajuk “Aplikasi Peringatan: System Checkpoint Analyzer Network (SCAN) untuk Mendeteksi Kondisi Abnormal pada Angkutan Jalan”, Muhammad Ralphe Julio Mananta, siswa kelas XI A4 SMAN 1 Kotabaru, berhasil membawa Kabupaten Kotabaru meraih Juara III tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Ajang tersebut diselenggarakan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai upaya mendorong keterlibatan generasi muda dalam membangun kesadaran serta kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru Gusti Abdul Wakhid mengapresiasi prestasi yang diraih Muhammad Ralphe. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pelajar di daerah memiliki kemampuan untuk menghadirkan gagasan kreatif yang berkaitan langsung dengan persoalan keselamatan di jalan.
“Capaian ini menjadi bukti bahwa pelajar di Kabupaten Kotabaru memiliki kreativitas dan kepedulian dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Muhammad Ralphe Julio Mananta yang sudah mewakili Kotabaru dan berhasil meraih juara,” ujar Gusti Abdul Wakhid di Banjarmasin, Rabu (2/9/2026).
Menurut Wakhid, aplikasi SCAN menjadi salah satu hal yang menarik karena memanfaatkan pendekatan teknologi untuk mendukung keselamatan transportasi. Gagasan tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan saat ini, khususnya dalam membantu mengenali kondisi abnormal pada angkutan jalan.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Kotabaru, jajaran Dinas Perhubungan, sekolah, pelajar hingga masyarakat turut berperan dalam mendorong tumbuhnya budaya tertib dan berkeselamatan dalam berlalu lintas.
Wakhid juga memberikan apresiasi kepada Bupati Kotabaru Muhammad Rusli atas dukungan terhadap pengembangan sektor perhubungan dan pembinaan generasi muda. Menurutnya, sejumlah capaian yang diraih Dishub Kotabaru juga tidak terlepas dari program serta pembinaan yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya.
Ia berharap prestasi tersebut tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi dapat menjadi pemantik bagi pelajar lainnya untuk berani menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga prestasi ini memotivasi kita semua untuk terus meningkatkan pelayanan, pembinaan dan edukasi kepada generasi muda agar peduli keselamatan berlalu lintas dan menjadi teladan di jalan raya. Mari kita wujudkan Kabupaten Kotabaru yang berbudaya dalam berlalu lintas, tertib untuk menuju Kotabaru Hebat,” tambahnya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru pun memastikan pembinaan dan edukasi keselamatan lalu lintas di lingkungan pelajar akan terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia sekolah.
Dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut, karya Muhammad Ralphe Julio Mananta memperoleh nilai 90,07. Capaian itu sekaligus mengantarkan Kabupaten Kotabaru menempati posisi ketiga dalam ajang Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026.










