Program Genius Kenalkan Pola Makan B2SA kepada Siswa SDN 1 Guntung Paikat

- Penulis

Rabu, 30 September 2026 - 09:48 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) menggelar Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi untuk Siswa (Genius) di SDN 1 Guntung Paikat, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman)”. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemko Banjarbaru mengenalkan pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang kepada anak sejak usia sekolah.

Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Pangan DKP3 Kota Banjarbaru, Hetty Maria, mengatakan edukasi pangan sejak dini penting untuk mendukung terbentuknya sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi di Pasar Bauntung Banjarbaru Masih Bertahan di Rp160 Ribu per Kilogram

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk mewujudkan Generasi Emas dan membentuk anak-anak yang sehat, cerdas, serta produktif. Melalui program Genius dan edukasi B2SA, kami ingin mendidik anak-anak agar tidak hanya memilih makanan yang enak, tetapi juga memahami pentingnya asupan gizi yang beragam, seimbang, dan aman bagi tubuh,” ujar Hetty.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi secara interaktif mengenai pemilihan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi. Selain materi, siswa juga memperoleh paket makanan sehat yang siap dikonsumsi.

Melalui konsep B2SA, para siswa dikenalkan bahwa makanan bergizi tidak selalu harus mahal ataupun sulit disiapkan. Pemilihan dan pengolahan beragam bahan pangan lokal dapat menjadi salah satu cara memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Baca Juga :  Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis

Edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan oleh para siswa bersama keluarga di rumah. Dengan demikian, pemahaman mengenai pentingnya makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemko Banjarbaru berharap program Genius dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan direplikasi di lingkungan sekolah maupun keluarga. Langkah tersebut diharapkan turut mendukung upaya mengurangi persoalan gizi pada anak sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Berita Terkait

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah
Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan
Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla
Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari
Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat
Yasnaya Banjarbaru Uji Coba Operasional, Siapkan Kafe 24 Jam Bernuansa Jepang dengan Menu Sehat
Kekeringan Meluas, Pemko Banjarbaru Kembali Salurkan Air Bersih ke Guntung Manggis
Stratos Rooftop Bar di Lantai 9 Grand Maya Banjarbaru Tawarkan Sunset, Hiburan dan Ruang Santai

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Kukuhkan Pengurus PGMI Banjarbaru, Lisa Halaby Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kualitas Guru Madrasah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Profesor ULM Ingatkan Ancaman Super El Niño, Panas Ekstrem hingga Krisis Pangan Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Tinjau Hutan Lindung Liang Anggang, Wali Kota Banjarbaru Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:10 WITA

Pipa Transmisi Bocor, Distribusi Air Bersih di Banjarbaru Terganggu hingga 10 Hari

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:08 WITA

Orientasi 146 PPPK Banjarbaru, Raden Indera Tekankan Kinerja yang Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Pemdes Rampah Matangkan Perubahan APBDes 2026 Lewat Evaluasi Kecamatan

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:51 WITA