Tanpa Plang dan Minim Rambu, Perbaikan Jalan Mantewe–Batulicin Dikeluhkan Warga

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 08:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BATULICIN – Pekerjaan perbaikan ruas jalan Mantewe–Batulicin menuai sorotan warga. Selain tidak dilengkapi papan informasi proyek, kondisi jalan yang sedang diperbaiki dinilai berisiko bagi pengguna, terutama pada malam hari.

Di sejumlah titik, lapisan aspal terlihat dikupas tanpa penanganan menyeluruh. Sebagian jalan dibiarkan terbuka, sementara bagian lain hanya ditambal secara manual dengan hasil yang tidak rata.

“Kalau tidak hati-hati, sangat berbahaya. Apalagi bagi pengendara yang belum familiar dengan jalur ini,” ujar Sutar.

Warga lain, Mama Chandra, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sudah memakan korban, khususnya dari kalangan pelajar.

Baca Juga :  Panen Eco Enzyme, Bhayangkari Polda Kalsel Perkuat Aksi Peduli Lingkungan

“Ada beberapa anak sekolah yang jatuh karena jalannya tidak rata. Setelah dikupas, kesannya dibiarkan begitu saja,” katanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan dilakukan secara bertahap, namun tanpa pengamanan yang memadai. Rambu peringatan yang terpasang terlihat minim, bahkan sebagian sudah rusak dan tidak lagi berfungsi optimal.

Situasi semakin rawan saat malam hari. Minimnya penerangan jalan serta tidak adanya penanda reflektif membuat lubang dan tambalan sulit terlihat oleh pengendara.

Baca Juga :  DPRD Kotabaru Sidak Minimarket, Telusuri Kelangkaan Susu UHT Putih

Selain itu, tidak ditemukannya papan nama proyek di sepanjang ruas jalan turut menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi pekerjaan.

Ruas jalan tersebut diketahui merupakan kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait teknis pekerjaan maupun standar keselamatan yang diterapkan.

Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh, sekaligus melengkapi rambu dan informasi proyek guna menjamin keselamatan pengguna jalan.

Berita Terkait

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar
Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan
Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi
Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru
Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang
Dugaan Pungli Perizinan Tambang Rp1,2 Miliar Diusut, ASN ESDM Kalsel Ditetapkan Tersangka
Adanya Penjagaan dan Pelayanan Mendadak Tutup, Ada Apa di Kantor Dinas ESDM Kalsel?
Anak 10 Tahun Diduga Tenggelam di Danau Galian Tanah Bumbu, Tim SAR Lakukan Pencarian

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:08 WITA

Pemprov Kalsel Apresiasi Buser Cup 690, Dinilai Perkuat Kemampuan dan Solidaritas Relawan Damkar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:55 WITA

Buser Cup 690 se-Kalimantan Selatan Resmi Dibuka, 128 Tim Ikuti Adu Ketangkasan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:57 WITA

Gubernur Kalsel Buka PKN Tingkat II Angkatan XVIII, Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Budaya Inovasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17 Ribu per Liter Dikeluhkan Pengendara di Martapura dan Banjarbaru

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:49 WITA

Usai Geledah Kantor ESDM Kalsel, Penyidik Kejati Amankan Berkas Diduga Terkait Kasus Izin Tambang

Berita Terbaru