Harga Cabai dan Sayuran Naik, Pedagang dan Pembeli Mengeluh di Pasar Bauntung Batuah

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, MARTAPURA – Sejumlah harga bahan pokok, khususnya cabai dan sayuran, mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dikeluhkan pedagang maupun pembeli di Pasar Bauntung Batuah.

Novia, salah satu pedagang di pasar tersebut, mengatakan kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai asal Sulawesi.

“Biasanya kami jual Rp60 ribu per kilo, sekarang sudah di kisaran Rp75 ribu sampai Rp80 ribu. Kenaikannya sekitar Rp20 ribu per kilo,” ujarnya.

Selain itu, cabai jenis Jepang juga ikut merangkak naik. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp62 ribu per kilogram, kini harganya mencapai sekitar Rp70 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Disnakertrans Banjar Latih 32 Warga Empat Kecamatan, Buka Peluang Usaha di Bidang Tata Rias

Tak hanya cabai, sejumlah sayuran pun mengalami lonjakan harga hampir dua kali lipat. Komoditas seperti kacang panjang, kol, terong, dan timun yang sebelumnya dijual sekitar Rp7 ribu per ikat, kini mencapai Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per ikat.

Menurut Novia, kenaikan harga dipicu oleh keterbatasan pasokan dari daerah asal. “Barangnya memang kosong dari sananya, jadi langka. Pembeli juga banyak yang mengeluh karena harga naik,” katanya.

Ia mengaku dampaknya cukup terasa bagi pedagang. Minat beli konsumen menurun, terutama bagi pembeli yang menggunakan cabai sebagai bahan utama jualan seperti pentol dan bakso.

“Harapannya semoga harga bisa turun lagi, barangnya tersedia, dan daya beli masyarakat kembali normal,” ucapnya.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Kuripan, Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman

Keluhan serupa disampaikan Sri, salah satu pembeli. Ia menilai kenaikan harga sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

“Berasa banget, bukan cuma cabai yang naik. Kalau bisa harganya standar saja seperti biasa,” katanya.

Sri yang mengaku menggunakan cabai untuk konsumsi sehari-hari mengatakan kebutuhan cabai sulit dikurangi. “Kami orang Jawa kalau masak harus pedas, jadi sangat terasa kalau harganya naik,” tuturnya.

Baik pedagang maupun pembeli berharap harga bahan pokok, khususnya cabai dan sayuran, dapat kembali stabil agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

 

Reporter : Rofhal Akhwan

Editor : Ervan Ariya

Berita Terkait

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara
Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis
Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H
Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”
Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura
Tulisan “I Love Kabupaten Banjar” Rusak, Jadi Perhatian di Kawasan Guest House Sultan Sulaiman
Jalan Santai dan Senam Meriahkan HUT RI ke-81 serta Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar di Keliling Benteng Ulu
33 Tim Ramaikan Festival Mini Soccer Antar-SKPD dan BUMD Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:19 WITA

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Peringati HUT RI dan Harjad Banjar, Tujuh Pasien Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:11 WITA

Habib Muhsin Al Hamid Hadir, Sungai Paring Bersholawat Peringati Maulid Nabi 1448 H

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Satu Terduga Pelaku Diamankan, Satpol PP Banjar Dalami Perusakan “I Love Kab Banjar”

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:58 WITA

Diduga Mabuk, Sekelompok Orang Rusak Tulisan “I Love Kab Banjar” di Martapura

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA

Kota Banjarbaru

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:52 WITA