Pemko Banjarbaru Siapkan Kantong Parkir Khusus untuk Atasi Antrean Truk Solar di SPBU Loktabat Selatan

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pro1.id, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru mulai menyiapkan langkah penataan guna mengatasi antrean kendaraan pengisi BBM jenis solar di SPBU Loktabat Selatan, Jalan Ahmad Yani Kilometer 31. Salah satu solusi yang disepakati adalah memindahkan antrean truk ke lahan khusus agar tidak lagi menggunakan badan jalan.

Selama beberapa pekan terakhir, antrean kendaraan berat di SPBU tersebut menjadi perhatian masyarakat karena memanjang hingga sekitar satu kilometer. Kondisi itu menyebabkan sebagian bahu hingga badan Jalan Ahmad Yani dipenuhi truk yang menunggu giliran mengisi solar, sehingga menghambat arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Pemerintah melalui Kecamatan Banjarbaru Selatan kemudian menggelar rapat koordinasi bersama pengelola SPBU, pemilik lahan, serta instansi terkait di Kantor Kecamatan Banjarbaru Selatan, Senin (20/7/2026), untuk membahas penanganan persoalan tersebut.

Camat Banjarbaru Selatan, Muhamad Firman, mengatakan rapat tersebut difokuskan pada percepatan penyediaan lahan yang akan difungsikan sebagai lokasi antrean kendaraan.

“Kami mendorong agar lahan yang sudah tersedia segera dibersihkan menggunakan alat berat. Bersamaan dengan itu, komitmen antara pemilik lahan dan pihak penyewa di bagian depan juga terus diselesaikan,” ujarnya.

Menurut Firman, bagian belakang lahan telah kosong sehingga proses pembersihan dapat segera dilakukan. Setelah itu, tahapan berikutnya adalah pembangunan akses keluar-masuk kendaraan agar truk tidak lagi berhenti di badan jalan saat mengantre.

Baca Juga :  Kapolres Banjarbaru Tegaskan Disiplin Ketat Pelaksanaan SOP Program MBG: “Tidak Ada Toleransi untuk Pelanggaran yang Mengancam Keselamatan”

“Kalau proses pembersihan selesai, pekerjaan yang diprioritaskan adalah pembangunan akses jembatan untuk keluar masuk kendaraan. Hal ini akan terus kami koordinasikan dengan pemilik lahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, para sopir truk pada prinsipnya menyambut baik rencana pemindahan antrean ke lokasi yang lebih representatif. Dukungan tersebut diharapkan mempercepat realisasi penataan yang telah disepakati.

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, seluruh antrean kendaraan pengisi solar akan dipindahkan ke area khusus. Dengan begitu, ruas Jalan Ahmad Yani Kilometer 31 hingga Kilometer 32 dapat kembali difungsikan secara maksimal sebagai jalur utama lalu lintas.

Sementara itu, Pengelola SPBU Loktabat Selatan, Ahmad Yunani, mengatakan pihaknya sejak lama telah berupaya mencari lahan yang mampu menampung antrean kendaraan tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar SPBU.

“Kami sudah cukup lama mencari lokasi yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat antrean kendaraan di sekitar SPBU,” katanya.

Baca Juga :  Penemuan Bayi di Jalan Rosella Banjarbaru, Hasil Otopsi Ungkap Sempat Disusui Sang Ibu

Hasil koordinasi bersama ketua RT dan berbagai pihak akhirnya mengarah pada pemanfaatan lahan di kawasan Sidodadi II yang berada di samping salah satu gerai ritel modern. Lokasi tersebut dinilai paling layak untuk dijadikan kantong parkir sekaligus area antrean kendaraan.

Namun demikian, lahan tersebut masih memerlukan pembangunan jembatan sebagai akses karena dipisahkan oleh saluran drainase. Ahmad Yunani menyebut rencana tersebut telah memperoleh dukungan dari pemilik lahan maupun warga sekitar dan kini tinggal menunggu penyelesaian terkait beberapa warung serta usaha tambal ban yang berada di jalur akses.

“Pemilik lahan sudah menyatakan setuju, masyarakat juga mendukung. Sekarang tinggal menunggu persetujuan pembangunan jembatan karena masih ada beberapa warung dan usaha tambal ban di sekitar akses menuju lokasi,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Banjarbaru berharap penataan ini menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi antrean truk di SPBU Loktabat Selatan. Selain mengurangi kemacetan, langkah tersebut juga diharapkan mampu mengembalikan fungsi Jalan Ahmad Yani sebagai jalur transportasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Berita Terkait

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan
104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru
Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media
Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA
Kodim 1006/Banjar Bangun Empat Jembatan Garuda di Banjar dan Banjarbaru, Akses Warga Diperkuat
59 Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Banjar dan Banjarbaru Rampung, Operasional Ditargetkan Segera Berjalan
Banjarbaru Raih Skor 100,00, Jadi Peringkat Teratas IKADA se-Kanreg VIII

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Kodim 1006/Banjar dan Yonif 623/BWU Turut Tangani Karhutla di Banjarbaru, Ketersediaan Air Jadi Tantangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:52 WITA

104 Sertifikat Tanah Wakaf Diserahkan kepada 53 Lembaga di Banjarbaru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Dibangun, Banjarbaru Siapkan Akses dan Pertumbuhan Ekonomi Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:44 WITA

Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Perubahan Mekanisme Kerja Sama Publikasi dengan Media

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kabut Asap Karhutla, Pemkot Banjarbaru Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WITA

Berita Terbaru

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Cup E-Sport Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Gelar Juara

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:19 WITA